Masyarakat Bartim Miliki Jaminan Kesehatan: Janji Program 100 Hari Kerja Paslon ARAH Jika Terpilih

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut Tiga, Dr. Ariantho S Muler ST.MM dan H. Ahmadi (ARAH). Foto : 1tulah.com/zakirin

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut Tiga, Dr. Ariantho S Muler ST.MM dan H. Ahmadi (ARAH). Foto : 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 3, Dr. Ariantho S Muler ST.MM dan H. Ahmadi (ARAH) tetap konsisten menjalani visi misi dan program 100 hari kerja saat terpilih nanti salah satunya yang menjadi program unggulan Paslon ARAH, seluruh masyarakat Bartim dapatkan jaminan kesehatan terdaftar di BPJS tanpa terkecuali.

Hal tersebut disampaikan Paslon ARAH saat konferensi pers usai mengikuti Debat Terbuka Kedua yang diikuti oleh paslon nomor urut satu, dua dan tiga yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Barito Timur (Bartim) di halaman gedung pertemuan umum Mantawara, Senin (11/11/2024) malam.

“Pertama KPU sudah sukses untuk melaksanakan kegiatan debat ini, dan kami dari pasangan nomor tiga tetap konsisten, kami akan mengacu kepada pedalaman dari visi misi kami sendiri,” ucap Ariantho didampingi H. Ahmadi.

Kalaupun ada pertanyaan, lanjut Ariantho menuturkan, pihaknya ingin ada pendalaman juga dari visi misi calon yang lain tanpa sama sekali ada keinginan menjatuhkan. Karena pihaknya ingin memberikan kepastian kepada seluruh masyarakat Bartim agar nanti program-program yang sudah dibuat ini, benar-benar atas dasar analisa.

Baca Juga :  KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed

Pihaknya, lanjutnya, menyadari ketika menang dipilih masyarakat dan atas berkenaan Tuhan, maka program dan visi misi harus menjadi program daerah tentang RPMJ dan wajib dilaksanakan sehingga harus berhati-hati untuk menyusun program dan visi misi yang nantinya disesuaikan dengan peraturan daerah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Pusat (RKP) dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran agar program tersebut dapat berjalan.

“Kalau kita terlalu muluk-muluk dengan membuat visi misi dan program terlalu banyak, nanti bisa menjadi beban keuangan daerah kita sehingga tidak bisa dilaksanakan. Sehingga bagaimana kami membuat program kami ini untuk menjawab kondisi Bartim, untuk menjawab masalah-masalah yang ada di bartim seperti masalah ekonomi masyarakat, tingginya angka pengangguran, tingginya angka kemiskinan, masalah infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,” terang Ariantho.

Menyikapi banyaknya masalah yang ada di Bartim, Paslon nomor urut tiga sangat memahami dan membuat program yang tepat yang dibutuhkan masyarakat hingga mampu berdaya saing dengan kabupaten lain.

Baca Juga :  Kabut Asap Kalteng Makin Pekat, DPRD Minta Dana Darurat Segera Dicairkan!

“Jadi masalah-masalah itulah yang menjadi dasar kami untuk membuat program kami, sehingga puji Tuhan kami bisa menyampaikan program-program tersebut alasannya seperti apa di acara Debat Publik ini. Mudah-mudahan dengan acara Debat ini masyarakat akan melihat seperti apa visi misi dan program dari masing-masing pasangan calon,” jelasnya.

Bila nanti terpilih, maka program unggulan yang masuk dalam program 100 hari kerja yaitu memastikan masyarakat memiliki jaminan kesehatan dengan menggunakan BPJS tanpa terkecuali. Karena dana anggaran BPJS sudah ada, tinggal kita mengubah caranya karena saat ini anggaran cukup besar untuk BPJS, tapi tidak semua kena karena masih berdasarkan data dan didaftarkan dulu baru bisa masuk menjadi peserta BPJS.

“Ketika nanti kami dipilih masyarakat, maka orang yang kami panggil pertama itu adalah kepala BPJS agar kita rubah nanti menjadi seluruh masyarakat Bartim yang dibuktikan dengan KTP, KIA dan KK maka dia adalah peserta BPJS dan dijamin dalam 100 hari selesai,” pungkasnya. (zek)

Berita Terkait

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi
Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Berita Terbaru