1TULAH.COM-Mantan Direktur Intelijen Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Brigjen (Purn) Purnomo, menyampaikan keprihatinannya terkait dinamika politik dan kredibilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mendesak Kepala Negara untuk segera mengambil sikap tegas serta berpihak sepenuhnya kepada rakyat guna menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.
Purnomo menilai bahwa ketegasan Presiden sangat diperlukan, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan yang ditimbulkan oleh pihak-pihak atau lingkaran di sekitar kekuasaan. Menurutnya, pembiaran terhadap manuver tersebut berpotensi merusak citra kepemimpinan Presiden.
Urgensi Reshuffle dan Evaluasi Lingkaran Istana
Dalam keterangannya, Purnomo menyoroti keberadaan jajaran pejabat atau anggota kabinet yang dinilai tidak lagi sejalan dengan visi utama pemerintah. Salah satu langkah konkret yang ia dorong adalah pembersihan atau perombakan (reshuffle) kabinet secara menyeluruh.
-
Menjaga Kredibilitas: Pembiaran terhadap ulah oknum di sekitar Istana dapat meruntuhkan kepercayaan publik pada kepemimpinan Presiden.
-
Langkah Reshuffle: Presiden diimbau tidak ragu melepas pihak-pihak yang tidak berkontribusi positif atau membawa beban political capital.
-
Fokus Kepentingan Publik: Kebijakan pemerintah harus dikembalikan pada prioritas pemenuhan kebutuhan rakyat.
“Jadi jangan sampai karena ulah-ulah orangnya Prabowo yang notabene ini belum tentu punyanya Pak Bowo, ini menghancurkan kredibilitas presiden sendiri karena kurang ketegasan. Reshuffle dong, reshuffle orang-orang yang dianggap di luar punya Bowo lepas, sudah waktunya kok,” tegas Purnomo dalam forum diskusi media.
Peringatan Mengenai Momentum dan Beban Masa Lalu
Selain menyuarakan perombakan kabinet, eks petinggi intelijen TNI ini juga mengingatkan adanya ancaman dinamika politik yang perlu diantisipasi secara cermat oleh pemerintah. Ia menyoroti pentingnya mengambil keputusan pro-rakyat sebelum memasuki momentum kritis di bulan Oktober.
Purnomo menekankan agar Presiden Prabowo tidak menanggung beban persoalan yang bersumber dari masa lalu maupun dari lingkaran di sekitarnya yang berpotensi memicu ketidakstabilan politik.
-
Pentingnya Keputusan Pro-Rakyat: Kebijakan yang berpihak pada rakyat menjadi jaring pengaman utama bagi keberlanjutan pemerintahan.
-
Pencegahan Kerawanan Politik: Mengantisipasi potensi kerawanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memperlemah posisi pemerintah.
-
Ketegasan Sikap: Presiden diharapkan segera menentukan arah kebijakan yang jelas tanpa terbebani pertimbangan politik luar kelompoknya.
“Presiden Prabowo jangan memikul beban yang tidak kuat dia pikul karena dia akan jatuh. Makanya Prabowo harus segera mengambil sikap. Sikap apa yang mau diambil? Pro rakyat, ya sudah segera,” pungkas Purnomo. (Sumber:Suara.com)

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)





![Ilustrasi perebutan kursi Ketua Umum PBNU. [Dok Suara.com/AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/muktamar-nu-35-225x129.jpg)
![Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam sambutannya di Pembukaan Muktamar ke-35 NU menagih utang janji kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). [beritajatim.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/prabowo-buka-nu-225x129.jpg)







![Ilustrasi perebutan kursi Ketua Umum PBNU. [Dok Suara.com/AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/muktamar-nu-35-360x200.jpg)
![Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam sambutannya di Pembukaan Muktamar ke-35 NU menagih utang janji kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). [beritajatim.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/prabowo-buka-nu-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

