Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perebutan kursi Ketua Umum PBNU. [Dok Suara.com/AI]

Ilustrasi perebutan kursi Ketua Umum PBNU. [Dok Suara.com/AI]

1TULAH.COM-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi dibuka di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Forum tertinggi ini menjadi momentum krusial untuk meneguhkan komitmen keumatan dan kebangsaan, sekaligus menentukan arah kepemimpinan PBNU periode mendatang.

Peta kontestasi Muktamar ke-35 NU kini makin mengerucut seiring munculnya isu aturan internal organisasi dan pergeseran dukungan figur calon Ketua Umum.

Aturan Rangkap Jabatan dan Keputusan Nasaruddin Umar

Simpul krusial dalam muktamar kali ini sempat tertuju pada nama Menteri Agama Nasaruddin Umar. Jika memilih maju, langkah Nasaruddin terbentur aturan internal NU terkait larangan rangkap jabatan bagi pengurus harian PBNU dengan jabatan politik atau eksekutif.

  • Hasil Muktamar Lampung: Ketentuan larangan rangkap jabatan merupakan amanat Muktamar ke-34 di Lampung dan hanya bisa diubah melalui forum Muktamar.

  • Sikap Politik Nasaruddin: Nasaruddin akhirnya memutuskan mundur dari bursa pencalonan. Meski mendapat dukungan dari sejumlah kolega, ia memilih tidak melanjutkan kontestasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukungnya.

“Persoalannya bukan lagi sekadar siapa yang memiliki popularitas atau dukungan, tetapi juga apakah aturan organisasi akan dipertahankan atau justru dibuka ruang perubahan.”

Menguatnya Mandat Gus Kikin dari PWNU Jawa Timur

Meredupnya nama Nasaruddin Umar membuka jalan bagi menguatnya KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Pengasuh Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua PWNU Jawa Timur ini resmi maju berbekal mandat penuh dari PWNU dan PCNU se-Jawa Timur.

Baca Juga :  Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee
Aspek Figur Rincian Modal & Kapasitas Gus Kikin
Garis Keturunan Cicit pendiri NU KH M. Hasyim Asy’ari dan penerus KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).
Pengalaman Struktur Mengabdi sebagai Ketua PWNU Jawa Timur periode 2024–2029.
Kapasitas Manajerial Memiliki kombinasi keilmuan, jaringan, serta kemampuan penguatan ekonomi & pendidikan.
Gaya Pendekatan Mengedepankan silaturahmi ke basis pesantren tanpa kampanye politik terbuka.

Wakil Rais PWNU Jatim KH Abdul Matin Djawahir menegaskan bahwa pencalonan Gus Kikin merupakan keputusan kolektif struktur NU Jawa Timur, bukan ambisi pribadi. Gus Kikin menawarkan narasi penguatan kembali fondasi Qanun Asasi, adab, ukhuwah, dan politik kebangsaan.

Baca Juga :  Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Independensi NU dan Sikap Pemerintah

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto saat membuka acara menegaskan posisi pemerintah yang netral dan tidak mengintervensi dinamika internal NU. Hal senada disampaikan Gus Ipul yang menyebut Presiden memberikan kepercayaan penuh kepada para muktamirin untuk bermusyawarah secara independen.

  • Pesan Presiden Prabowo: “NU kuat artinya Indonesia kuat. Kalau NU rukun, Indonesia rukun.”

  • Pesan Tokoh PBNU: Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menekankan prinsip ta’awun (tolong-menolong), sementara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengingatkan agar kepemimpinan agama diserahkan kepada sosok yang kompeten.

Keputusan akhir perhelatan Muktamar ke-35 NU akan ditentukan oleh para muktamirin pada Sabtu (29/8/2026) untuk menentukan arah baru organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Berita Terbaru