Debat Pilkada 2024 Tala: Haji Rahmat Harap Bisa Tekan Kemiskinan-Angka Pengangguran, Menaikkan Kesejahteraan ASN

- Jurnalis

Minggu, 10 November 2024 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debat Pilkada 2024 Tanah Laut calon bupati dan calon wakil bupati di Balairung Tuntung Pandang Pelaihari. Foto: Farida Alriani/1tulah.com

Debat Pilkada 2024 Tanah Laut calon bupati dan calon wakil bupati di Balairung Tuntung Pandang Pelaihari. Foto: Farida Alriani/1tulah.com

1tulah.com, PELAIHARI – Debat publik Pilkada 2024 Tanah Laut (Tala) berjalan cukup apik, dengan menghadirkan 2 pasangan calon (paslon) bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawbup) nomor urut 1, Haji Rahmat Trianto-Haji Zazuli (RaZa), dan paslon nomor urut 2, Bambang Alamsyah-Ikhwan Khariri (Baik) Digelar di Gedung Balairung Sari Tuntung Pandang, Pelaihari, Sabtu (9/11/2024).

Dalam debat yang diselenggarakan KPU Tala ini, paslon nomor urut 1 Haji Rahmat-Haji Zazuli banyak mengusung rencana besar untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Dalam debat terpantau paslon RaZa lebih berwibawa, tegas dan tenang dalam menyampaikan visi dan misinya diperkuat sejumlah program-program unggulan.

Ditambah kemeriahan dengan hadirnya tim pemenangan, ketua partai politik pengusul, dan hampir 50 persen dari kalangan relawan milenial.

Haji Rahmat menyatakan, akan pentingnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan peningkatan UMKM, ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas masyarakat, pelatihan penyaluran kerja dan bantuan permodalan.

Dalam debat tersebut, Haji Rahmat mengatakan, tidak kalah pentingnya akan meningkatkan hasil produktivitas hasil pangan. Hampir 70 persen di Tanah Laut adalah wilayah pertanian, untuk menyiapkan lahan-lahan dan sampai pupuk bersubsidi.

Baca Juga :  Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Selain itu kata Haji Rahmat, pihaknya akan meningkatkan pariwisata, dalam peningkatan produktivitas dan perekonomian serta padat karya. Meningkatkan kualitas kesehatan, dimana meningkatkan BPJS Ketenagakerjaan, infrastruktur dan menambah tenaga kesehatan.

Tidak itu saja, Haji Rahmat bilang, pihaknya akan membangun indeks pembangunan manusia (IPM) memberikan beasiswa sampai sarjana, dan membangun tata pemerintahan tidak ada lagi birokrasi yang mempersulit akan mempermudah persoalan urusan pelayanan publik.

Dalam pertanyaan panelis terkait Kawasan Industri Jorong (KIJ) sebagai proyek strategis nasional (PSN) berpotensi besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Laut.

Namun sampai saat ini pembangunan dan pengembanggnya masih banyak permasalahan kendala dan belum memperlihatakan dampak bagi kesejahteraan masyarakat di Tala.

Haji Rahmat menjawab dengan tegas, terkait strateginya dan program prioritas ke depan memajukan KIJ sebagai proyek strategis nasional yang saat ini masih ada hambatan maka kedepan pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian pusat untuk mengubah status Pelabuhan Pelaihari dan termasuk membawa investor dari luar bisa masuk ke Jorong.

Baca Juga :  Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Membangun infrastruktur untuk menunjang kelancaran operasional. Selanjutnya pintu keluar tol dari Banjarbaru ke Batulicin bisa meneruskan ke KIJ, serta mengajak pihak swasta untuk sama-sama membangun.

“Status Pelabuhan Pelaihari itu menjadi pengumpan lokal, sehingga kita akan bergerak. Seharusnya ini jangan berhenti karena KIJ adalah program strategis nasional. Makanya, ini harus kuat dengan jaringan di pusat untuk kegiatan ini maju dan bisa sebagai penopang Ibu Kota Nusantara (IKN),” ungkapnya.

Haji Rahmat juga menyoroti pentingnya persoalan pariwisata di Tanah Laut perlunya keterlibatan masyarakat lokal ikut serta dalam kegiatan pariwisata yang tidak saja mengandalkan dari sektor pantai saja namun tiap -tiap desa untuk bisa menjadi destinasi wisata.

“Yang terpenting dan insyaallah, kalau di Jawa Timur adanya Jatim Park dan di Tanah Laut ada Tala Park dan menyesuaikan di Tala adalah kota religi, membangun wisata religi dinamakan batara alquran,” pungkasnya.

Penulis: Farida Alriani

Editor: Aprie

Berita Terkait

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet
Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru
Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Roadmap Kemitraan 2026–2030: Garap Pangan, Energi, hingga Industri Halal
Hadiri Rakorda PSI di Kupang, Jokowi Pesan Kader Aktif Bantu Warga: “Jangan Dikit-dikit ke Solo”
Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel
Heboh Live Streaming Istana Terputus Saat Prabowo Bahas Nuklir Iran: Ada Apa?

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Roadmap Kemitraan 2026–2030: Garap Pangan, Energi, hingga Industri Halal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Hadiri Rakorda PSI di Kupang, Jokowi Pesan Kader Aktif Bantu Warga: “Jangan Dikit-dikit ke Solo”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Heboh Live Streaming Istana Terputus Saat Prabowo Bahas Nuklir Iran: Ada Apa?

Berita Terbaru