Hadiri Rakorda PSI di Kupang, Jokowi Pesan Kader Aktif Bantu Warga: “Jangan Dikit-dikit ke Solo”

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-7 RI Jokowi. [Suara.com/dok]

Presiden ke-7 RI Jokowi. [Suara.com/dok]

1TULAH.COM-Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan pengarahan khusus kepada seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Jokowi berpesan agar kader PSI senantiasa hadir secara nyata di tengah masyarakat dan aktif membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Pesan dan arahan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (1/8/2026).

Minta Kader PSI Menjadi Garda Terdepan Aspirasi Rakyat

Dalam arahannya di hadapan para pengurus dan kader partai, Jokowi menekankan pentingnya konsistensi dalam mendengarkan aspirasi serta keluhan masyarakat di tingkat akar rumput. Menurutnya, keberadaan kader partai politik harus memberikan dampak dan manfaat langsung bagi kehidupan rakyat.

“Dengarkan keluhan-keluhan mereka, bantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada,” ujar Jokowi dalam Rakorda PSI di Kupang.

Ia menegaskan bahwa kader PSI harus mengambil peran sebagai garda terdepan dalam merespons dan mencari solusi konkret atas masalah-masalah publik.

Baca Juga :  Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH

Minta Penyelesaian Masalah Dilakukan Secara Berjenjang

Jokowi memaparkan bahwa mekanisme penanganan dan penyelesaian masalah sebaiknya dilakukan secara sistematis dan berjenjang mengikuti struktur organisasi partai. Apabila suatu kendala di lapangan tidak dapat dituntaskan secara mandiri oleh kader, persoalan tersebut harus diteruskan ke jenjang kepengurusan di atasnya.

Langkah penyelesaian berjenjang yang disarankan meliputi:

  1. Kader Lapangan: Menyelesaikan masalah langsung di tingkat komunitas jika memungkinkan.

  2. Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah): Dirujuk jika masalah tidak selesai di tingkat bawah.

  3. Ketua DPW (Dewan Pimpinan Wilayah): Menerima eskalasi masalah dari tingkat DPD.

  4. DPP (Dewan Pimpinan Pusat): Jalur tingkat pusat apabila penanganan wilayah memerlukan kebijakan lebih besar.

Baca Juga :  Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Candaan Jokowi: “Jangan Dikit-dikit ke Solo”

Menutup arahannya terkait mekanisme berjenjang tersebut, mantan Presiden RI itu melontarkan candaan yang mencairkan suasana forum Rakorda. Jokowi berseloroh bahwa kader PSI dipersilakan meminta bantuannya langsung ke kediamannya di Solo jika seluruh tingkatan struktur partai sudah diupayakan namun masalah belum kunjung usai.

“Kalau bisa selesaikan sendiri, kalau nggak bisa disampaikan dan minta bantuan pada Ketua DPD, kalau nggak bisa minta bantuan kepada Ketua DPW, kalau nggak bisa lagi ke DPP,” kata Jokowi.

“Kalau nggak bisa lagi ke Solo juga nggak apa-apa. Tapi jangan dikit-dikit ke Solo,” sambungnya yang disambut tawa riuh para peserta Rakorda. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Berita Terbaru