Puskesmas se-Barsel Tandatangi Penggalangan Komitmen dan Persiapan BLUD

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Setda Barsel, Rahmat Nuryadin (kanan tengah) didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan bersama 11 Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Barsel berfoto bersama usai penandatangan komitmen dan persiapan BLUD, bertempat di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (8/10/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Asisten II Setda Barsel, Rahmat Nuryadin (kanan tengah) didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan bersama 11 Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Barsel berfoto bersama usai penandatangan komitmen dan persiapan BLUD, bertempat di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (8/10/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK-Dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan layanan kesehatan, sebayak 11 Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se Kabupaten Barito Selatan (Barsel), melakukan penandatanganan penggalangan komitmen dan persiapan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang berlangsung di Aula kantor Bupati setempat, Rabu (8/10/2024).

Rahmat Nuryadin Asisten II Setda Barsel mewakili Pj. Bupati H. Deddy Winarwan menyampaikan, menjadikan Seluruh UPT Puskesmas menjadi BLUD adalah langkah yang dan positif.

Hal ini  karena akan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan produktivitas dan penerapan praktik bisnis yang sehat serta sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan Negara pada umumnya.

Sebab, lanjutnya, ketentuan tentang penganggaran tersebut telah dituangkan dalam Undang-Undang nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 79 Tahun 2018 tentang BLDU.

Baca Juga :  Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

“Atas perturan yang tertuang dalam Undang-Undang tersebut menjadi dasar instansi pemerintah untuk menerapkan BLUD,” ujarnya.

Ia menuturkan, pembentukan BLUD di 11 Puskesmas tersebut dapat menjadi langkah awal dalam upaya memperbaiki sistem layanan kesehatan yang berkualitas di Kabupaten Barsel, serta dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik yang dialokasikan untuk layanan kesehatan masyarakat.

“BLUD di 11 Puskesmas ini nantinya diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, terjangkau, dan berkualitas, serta dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, yang berdampak pada meningkatnya mutu pelayanan terhadap masyarakat di Kabupaten yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” tutur Rahmat Nuryadin.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barsel, Endang Sugiarti Widayani menerangkan, penggalangan komitmen pada 11 UPT Puskesmas tersebut supaya seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang berada diwilayah Kabupaten Barsel menjadi BLUD.

Baca Juga :  Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

“Sebab, fasilitas kesehatan, baik RSUD, Labkesda maupun Puskesmas, adalah sebagai institusi pelayanan publik yang memegang peranan penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” terangnya.

Ia mengatakan, demi memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal, bermutu dan terjangkau kepada masyarakat, pemerintah daerah Barsel melalui Dinas Kesehatan terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, terjangkau, dan berkualitas, serta dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, yang berdampak pada meningkatnya mutu pelayanan terhadap masyarakat.

“BLUD di Puskesmas ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperbaiki sistem layanan kesehatan di Kabupaten Barsel dimasa depan,” kata Endang Sugiarti Widayani. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Berita Terbaru