40 Ribu ASN Akan Diuji Untuk Penempatan di IKN

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Kawasan smart city  IKN

Ilustrasi: Kawasan smart city IKN

1TULAH.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang melakukan pemetaan dan penilaian kompetensi serta potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Pada tahun 2024, BKN telah menetapkan target untuk memetakan dan menilai sebanyak 60.000 ASN dengan alokasi anggaran sebesar Rp 5,5 miliar.

Dari jumlah tersebut, 40.000 ASN berasal dari instansi pusat yang akan dipindahkan ke IKN, sementara 20.000 ASN lainnya berasal dari instansi yang mendukung IKN.

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Plt Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, menyatakan bahwa tes pemetaan dan penilaian dilakukan menggunakan computer assisted test (CAT). Hingga tanggal 31 Mei 2024, BKN telah menyelesaikan pemetaan dan penilaian terhadap 14.954 ASN.

Proses ini juga melibatkan Pejabat Pimpinan Tinggi di pemerintahan, yang dinilai melalui Virtual Assessment Center berbasis digital.

BKN menggunakan teknologi seperti artificial intelligence (AI), machine learning, dan natural language processing untuk melakukan penilaian potensi dan kompetensi secara daring.

Baca Juga :  Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!

Standar penilaian sedang disusun dengan pagu anggaran sebesar Rp 2 miliar. Sampai dengan 31 Mei 2024, progres capaian outputnya mencapai 20%.

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa ASN yang dipindahkan ke IKN memiliki kompetensi dan potensi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan di IKN.

Langkah pemetaan dan penilaian ini diharapkan dapat membantu dalam membangun keberhasilan IKN sebagai pusat administrasi negara yang baru.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:59 WIB

KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:39 WIB

KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Berita Terbaru