Gelar Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2024, Disnakertrans Barsel Siapkan Tenaga Kerja Terampil

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Diskanertrans Barsel, Sufian Arifin (tengah) didampingi Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Sitorus (tengah kanan) bersama jajaranya saat berfoto bersama peserta PDN tahun 2024,bl bertempat di Aula Kantor UPT BLK Buntok, Senin (20/5/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Plt Kepala Diskanertrans Barsel, Sufian Arifin (tengah) didampingi Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Sitorus (tengah kanan) bersama jajaranya saat berfoto bersama peserta PDN tahun 2024,bl bertempat di Aula Kantor UPT BLK Buntok, Senin (20/5/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dalam rangka menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan kompeten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat menggelar kegiatan Pemagangan Dalam Negeri (PDN) tahun 2024, yang berlangsung di Aula kantor UPT Balai Latihan Kerja (BLK), Buntok, Senin (20/5/2024).

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Disnakertrans Barsel, Sufian Arifin didampingi Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Sitorus bersama jajarannya, Kepala UPT BLK Buntok, Camat Dusun Selatan, seluruh pimpinan perusahaan pemagangan, dan seluruh pembimbing pemagangan serta seluruh peserta yang mengikuti PDN tahun 2024.

Sufian Arifin saat membacakan sambutan Kepala Disnakertrans Kalimantan Tengah menyampaikan, dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi Pencari Kerja (Pencaker) yang terampil dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah terus mendorong pihak perusahaan agar merespon secara positif dan aktif untuk mendukung program PDN maupun program peningkatan kompetensi lainnya.

Baca Juga :  Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Karena, lanjutnya, PDN berbeda dengan program pelatihan keterampilan yang lain, yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan kompetensi para peserta magang atau tenaga kerja yang menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan tempat penyelenggara pemagangan.

“Sehingga, hasilnya tidak hanya meningkatkan jumlah tenaga kerja yang kompeten, tetapi juga dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja di perusahaan-perusahaan, dan menciptakan lapangan pekerjaan serta menanggulangi masalah pengangguran di wilayah Kalimantan Tengah terutama di Kabupaten Barsel,” ujarnya.

Ia menuturkan, kegiatan pemagangan tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk para Pencaker dalam meningkatkan kemampuan dan produktifitas untuk mengasah keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri atau standar perusahaan yang mendapatkan pelatihan oleh supervisi yang profesional ditempat kerja/magang secara langsung.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti program ini dengan sunguh-sunguh hingga selesai, agar kalian memiliki kompetensi dan keterampilan yang diperlukan dalam industri kerja, sehingga kita dapat mewujudkan Kalimantan Tengah Berkah, dan SDM bangkit Kalimantan Tengah Berakhlak penuh dengan Keberkahan,” tutur Sufian Arifin.

Baca Juga :  Hermon Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

Sementara Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Sitorus mengatakan, kegiatan tersebut berdasarkan surat keputusan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas nomor 2/20/HK.05/I/2024, tentang petunjuk teknis penyelenggaran PDN tahun 2024.

Ia menambahkan, yang dilaksanakan selama 5 bulan dan diikuti sebanyak 45 orang yang berasal dari Kabupaten Barsel, dengan 7 kejuruan, yakni kejuruan administrasi, marketing, akuntansi, teknik otomotif roda dua dan ruda empat, instalasi listrik, dan photography.

“Dengan adanya pemagangan ini diharapkan kepada seluruh peserta dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi serta keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga kalian semua menjadi calon tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja, paling tidak kalian dapat menciptakan peluang kerjaan, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran khususnya di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” kata Sahala Junjungan Sitorus. (Alifansyah)

Berita Terkait

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!
Hermon Ajak ASN Tingkatkan Kinerja
Ditemukan Gantung Diri di Dalam Rumahnya, Kondisi Jasad Mantan Kades Desa Mabuan Memprihatinkan
Dorong Ekonomi Daerah, Legislator Kalteng: Gandeng Stakeholder untuk Mengembangkan Sektor Strategis
Draf RUU Penyiaran Ancam Kebebasan Berekspresi Sineas, Nia Dinata: “Mimpi Buruk Baru!”
Pemuda Disabilitas di Barsel Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan, Apa Dugaan Penyebabnya?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:52 WIB

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:07 WIB

Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:24 WIB

Hermon Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:44 WIB

Ditemukan Gantung Diri di Dalam Rumahnya, Kondisi Jasad Mantan Kades Desa Mabuan Memprihatinkan

Selasa, 18 Juni 2024 - 17:05 WIB

Dorong Ekonomi Daerah, Legislator Kalteng: Gandeng Stakeholder untuk Mengembangkan Sektor Strategis

Selasa, 18 Juni 2024 - 16:53 WIB

Draf RUU Penyiaran Ancam Kebebasan Berekspresi Sineas, Nia Dinata: “Mimpi Buruk Baru!”

Selasa, 18 Juni 2024 - 14:40 WIB

Pemuda Disabilitas di Barsel Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan, Apa Dugaan Penyebabnya?

Berita Terbaru