Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Nyatakan Siap Minta Maaf Langsung

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (ketiga kiri), dan Serda Edi Sudarko (kedua kanan) tiba untuk menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (29/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/tom]

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (ketiga kiri), dan Serda Edi Sudarko (kedua kanan) tiba untuk menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (29/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/tom]

1TULAH.COM-Kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, terus bergulir di ranah hukum militer. Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu (13/5/2026), empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang menjadi terdakwa menyatakan kesiapan mereka untuk meminta maaf secara langsung kepada korban.

Keempat terdakwa yang terlibat dalam perkara ini adalah:

  • Kapten Nandala Dwi Prasetyo.

  • Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi.

  • Letnan Satu Sami Lakka.

  • Sersan Dua Edi Sudarko.

Pengakuan Terdakwa: Terbawa Emosi dan Tanpa Pertimbangan Matang

Di hadapan majelis hakim, para terdakwa mengakui bahwa tindakan keji tersebut dilakukan tanpa pertimbangan yang matang. Mereka berdalih bahwa aksi penyiraman air keras itu dipicu oleh luapan emosi.

Baca Juga :  QuickWin Casino: O Playground Definitivo para Vitórias Rápidas e Jogo de Alta Energia

“Siap, tidak pantas,” tegas Kapten Nandala Dwi Prasetyo saat mengakui kesalahan kolektif mereka di ruang sidang. Sebelumnya, para prajurit ini diketahui sudah menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran pimpinan tinggi, mulai dari Panglima TNI, Menteri Pertahanan RI, hingga Kepala BAIS TNI.

Majelis Hakim Dorong Rekonsiliasi dengan Korban

Dalam persidangan tersebut, majelis hakim menggali lebih dalam sisi kemanusiaan para terdakwa dengan mempertanyakan kesediaan mereka untuk bertemu langsung dengan Andrie Yunus. Hakim menanyakan apakah mereka mau mendatangi korban untuk meminta maaf secara personal atas luka yang telah mereka timbulkan.

Satu per satu, keempat anggota TNI tersebut menjawab tanpa keraguan:

  • Serda Edi Sudarko: “Siap. Saya akan meminta maaf secara langsung. Mau.”.

  • Lettu Budhi: “Siap akan minta maaf.”.

  • Kapten Nandala: “Siap minta maaf.”.

  • Lettu Sami: “Siap, mau.”.

Baca Juga :  IGD RSUD dr Doris Sylvanus Membludak, DPRD Kalteng Soroti Profesionalisme Tenaga Medis

Menanti Keadilan bagi Aktivis KontraS

Hingga saat ini, pihak terdakwa mengaku tidak mengetahui apakah perwakilan dari satuan mereka pernah mendatangi Andrie Yunus untuk mewakili permohonan maaf institusi. Hal ini terungkap saat hakim mempertanyakan upaya mediasi atau pendekatan dari pihak satuan asal terdakwa.

Sementara proses hukum di Pengadilan Militer terus berjalan, Andrie Yunus dilaporkan masih dalam masa pemulihan dan menanti kepastian keadilan atas peristiwa yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi tersebut. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kabar Penangkapan Syekh Ahmad Al Misry Hoaks, Polri: Posisinya Masih Dilacak!
Dana Fantastis Proyek IKN! Habiskan Rp147 Triliun Namun Jakarta Tetap Ibu Kota
KPK dan Ombudsman Bahas Kolaborasi Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi
KPK Usut Aktivitas Fadia Arafiq Saat jadi Bupati Pekalongan
Heriyus Tekankan Sportivitas dan Semangat Juang Kontingen FBIM
Rakerda TP-PKK Murung Raya Fokus Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Kabar Baik bagi Tenaga Pendidik: DPRD Kalteng Pastikan Rekrutmen Guru ASN dan PPPK Terus Berlanjut
El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:14 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Nyatakan Siap Minta Maaf Langsung

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kabar Penangkapan Syekh Ahmad Al Misry Hoaks, Polri: Posisinya Masih Dilacak!

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:52 WIB

Dana Fantastis Proyek IKN! Habiskan Rp147 Triliun Namun Jakarta Tetap Ibu Kota

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:56 WIB

KPK dan Ombudsman Bahas Kolaborasi Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:53 WIB

KPK Usut Aktivitas Fadia Arafiq Saat jadi Bupati Pekalongan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

Heriyus Tekankan Sportivitas dan Semangat Juang Kontingen FBIM

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:36 WIB

Rakerda TP-PKK Murung Raya Fokus Pemberdayaan dan Kesejahteraan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:52 WIB

Kabar Baik bagi Tenaga Pendidik: DPRD Kalteng Pastikan Rekrutmen Guru ASN dan PPPK Terus Berlanjut

Berita Terbaru