Berapa Lama Kita Boleh Memakai Headset?

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dwonload lagu musik MP3 (suara.com)

Ilustrasi dwonload lagu musik MP3 (suara.com)

1TULAH.COM – Batas aman penggunaan headset dalam sehari dapat bervariasi tergantung pada sumber informasi yang Anda lihat. Menurut Health Harvard, seseorang dapat mendengarkan suara dengan paparan rata-rata 85 dB selama 8 jam. Namun, bila Anda menggunakan headset dengan volume di atas level tersebut, para ahli merekomendasikan untuk tidak melebihi satu jam penggunaan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memberikan panduan yang serupa. Mereka menyarankan agar seseorang menggunakan headset tidak lebih dari satu jam setiap hari dengan volume sekitar 60 persen.

Baca Juga :  Tren "One Outfit, Multiple Activity": Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan jumlah gangguan pendengaran pada anak muda selama sepuluh tahun terakhir, yang mungkin disebabkan oleh penggunaan headset dengan volume terlalu keras. Gangguan pendengaran akibat penggunaan headset yang berlebihan bisa mencakup Noise-Induced Hearing Loss (NIHL), tinnitus, hiperakusis, kehilangan pendengaran, infeksi telinga, nyeri telinga, dan penumpukan kotoran telinga.

Selain masalah pada indra pendengaran, penggunaan headset dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan pusing dan memiliki dampak pada otak. Oleh karena itu, penting untuk membatasi penggunaan headset dalam kegiatan sehari-hari.

Baca Juga :  Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Jika Anda mengalami masalah pada pendengaran setelah menggunakan headset, sebaiknya periksakan diri ke dokter THT. Perhatikan tanda-tanda bahaya seperti berkurangnya pendengaran, nyeri telinga yang tidak membaik setelah pengobatan, atau peningkatan nyeri setiap hari.

Tidak ada cara yang dapat menggantikan tes pendengaran dan pemeriksaan medis oleh dokter THT untuk mendiagnosis kerusakan pada indra pendengaran. Jika Anda mengalami tanda-tanda gangguan pendengaran, segera konsultasikan dengan dokter.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru