FBIM dan Kalteng Expo 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Dorong Budaya dan UMKM Kalteng

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran resmi membuka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Kalteng Expo, dan Karnaval Budaya 2026 di Bundaran Besar Palangka Raya,. Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus mendorong pelestarian budaya, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Minggu, (17/5/26)

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran resmi membuka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Kalteng Expo, dan Karnaval Budaya 2026 di Bundaran Besar Palangka Raya,. Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus mendorong pelestarian budaya, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Minggu, (17/5/26)

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran resmi membuka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Kalteng Expo, dan Karnaval Budaya Tahun 2026 di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (17 Mei 2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya Dayak, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi efisiensi anggaran, pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran seperti ini, pelayanan masyarakat adalah prioritas kami. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, olahraga, budaya, seni, dan sektor strategis lainnya justru kami tingkatkan kualitasnya melalui program unggulan seperti Kartu Huma Betang Sejahtera,” ujar Agustiar.

Ia mengungkapkan bahwa APBD Kalimantan Tengah Tahun 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, pemerintah tetap berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif, efisien, dan terukur demi kepentingan masyarakat.

“Contohnya kegiatan hari ini, untuk menghibur masyarakat tidak perlu menghabiskan anggaran miliaran rupiah, tetapi lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini bukti bahwa manajemen yang baik mampu mengoptimalkan anggaran untuk pelayanan masyarakat,” katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai masa depan Indonesia. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan dalam keberagaman dengan menjunjung tinggi semangat Falsafah Huma Betang.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana melalui Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Indeks Ketahanan Daerah 2026

“Kalimantan Tengah adalah masa depan Indonesia. Mari kita memperkuat rasa persaudaraan dalam keberagaman dengan semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI,” tegasnya.

Selain itu, Agustiar turut mengajak generasi muda menjaga budaya dan sejarah daerah sebagai identitas bangsa.

“Jaga budaya, jaga sejarah, jangan pernah melupakan sejarah atau JAS MERAH. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha, berikhtiar, bersyareat, dan berdoa,” tambahnya.

Terkait pelaksanaan Kalteng Expo 2026, Gubernur menyebut kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM dan IKM lokal agar semakin berkembang dan mampu menarik minat investor.

“Kalteng Expo menjadi sarana promosi berbagai potensi dan produk unggulan daerah Kalimantan Tengah agar dikenal luas dan menarik investor,” ujarnya.

Menurut Agustiar, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden dalam laporannya menyampaikan bahwa FBIM 2026 menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan mendorong pengembangan dan pelestarian budaya daerah, memperkuat promosi pariwisata Kalimantan Tengah, menggerakkan pertumbuhan ekonomi melalui keterlibatan UMKM dan ekonomi kreatif, serta menjadi wadah pemersatu dalam semangat Huma Betang,” jelas Linae.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Ia menjelaskan bahwa rangkaian FBIM 2026 berlangsung selama tujuh hari, mulai 17 hingga 23 Mei 2026, di sejumlah lokasi strategis Kota Palangka Raya, di antaranya Bundaran Besar, GOR Indoor Serbaguna, kawasan bawah Jembatan Kahayan, Stadion Tuah Pahoe, serta halaman kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah.

Kalteng Expo 2026 sendiri diikuti 127 peserta yang terdiri dari perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, BUMN/BUMD, perbankan, hingga pelaku UMKM dengan total 203 stand dan tenda.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menghadirkan Pasar Rakyat dan program keringanan pajak kendaraan bermotor berplat KH mulai 17 Mei hingga 22 Juli 2026.

Program tersebut meliputi pembebasan denda PKB sebesar 100 persen serta potongan pokok pajak kendaraan bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran lebih awal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, kepala perangkat daerah, kepala instansi vertikal, bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul
Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak
Sertijab Kepala OPD Pemprov Kalteng, Linae Victoria Aden Minta Pejabat Baru Bergerak Cepat Tingkatkan Pelayanan Publik
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana melalui Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Indeks Ketahanan Daerah 2026
Pemprov Kalteng Gelar Sosialisasi HARGANAS 2026, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Anak Terlindungi
Pemprov Kalteng Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, APBD 2025 Tunjukkan Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel
Komisi II DPR RI Bahas RUU Kabupaten/Kota di Kalteng, Pemprov Dorong Regulasi Baru untuk Perkuat Pemerintahan Daerah
Polda Kalteng Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Wagub Sebut Bentuk Sinergi Nyata untuk Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sertijab Kepala OPD Pemprov Kalteng, Linae Victoria Aden Minta Pejabat Baru Bergerak Cepat Tingkatkan Pelayanan Publik

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:36 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana melalui Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Indeks Ketahanan Daerah 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pemprov Kalteng Gelar Sosialisasi HARGANAS 2026, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Anak Terlindungi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, APBD 2025 Tunjukkan Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:37 WIB

Komisi II DPR RI Bahas RUU Kabupaten/Kota di Kalteng, Pemprov Dorong Regulasi Baru untuk Perkuat Pemerintahan Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polda Kalteng Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Wagub Sebut Bentuk Sinergi Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru