Arie Kriting Sebut Kampanye 01 dan 03 Ramai, 02 Tidak Disebut, Netizen: Punya Dendam Pribadi Mungkin

- Jurnalis

Minggu, 11 Februari 2024 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komika Arie Kriting. (Sumber: suara.com)

Komika Arie Kriting. (Sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Komika Arie Kriting kembali membuat pernyataan tentang kampanye Pilpres 2024. Baru-baru ini ia menyebut bahwa kampanye paslon 01 dan 03 terlihat ramai.

Hal tersebut disampaikan Arie Kriting dalam cuitan di akun X @Arie_Kriting.

“Kampanye 03 terlihat ramai. Kampanye 01 juga ramai,” cuitnya.

Arie Kriting berharap akan muncul pemimpin yang baik bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

“Semoga masih ada harapan untuk munculnya pemimpin yang baik bagi Bangsa Indonesia,” ujarnya.

“Salam pemilu damai, tetap saling menghormati. Untuk Indonesia Lebih Baik,” sambungnya.

Dalam cuitanna tersebut, suami Indah Permatasari itu tidak menyebut acara kampanye paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut tentu saja menimbulkan berbagai tanggapan warganet. Ada yang setuju dengan pernyataannya, ada juga yang tidak.

Baca Juga :  Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

“Paling rame 02 bang. Jangan fanatisme buta juga membutakan fakta,” ucap warganet.

“02 ramai juga kok tapi penonton bayaran sih,” ungkap warganet.

“Napa sihh benci banget ama 02 punya dendam pribadi mungkin,” cetus warganet.

“Arie keriting bisa apa? Urus noh internal keluarga lu baru mikirin negara,” kata warganet.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:42 WIB

KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Berita Terbaru