China Menambah Bebas Visa Untuk 2 Negara, Apakah Indonesia Masuk?

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Negara China(Sumber: Freepik)

Negara China(Sumber: Freepik)

1TULAH.COM – Bulan Desember lalu, Negeri Tirai Bambu mengadakan uji coba bebas visa untuk 6 negara. Pada Senin (22/1), dilaporkan oleh Euro News, Tiongkok memutuskan menambah dua negara lagi, yakni Irlandia dan Swiss, dalam program ini.

PM Tiongkok Li Quang menyampaikan pengumuman tersebut di The World Economic Forum di Davos, Swiss. Penambahan ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran personel berkualitas tinggi antara Tiongkok dan negara asing serta memperlihatkan keterbukaan tingkat tinggi terhadap dunia luar.

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

“China selalu mementingkan peran unik Swiss di Eropa dan panggung internasional,” ucap Li kepada Amherd, dikutip Anadolu Agency.

Perjalanan bebas visa akan berlaku selama setahun dengan masa tinggal 15 hari, diharapkan dapat mengembalikan perjalanan internasional China ke tingkat sebelum pandemi.

Sebelumnya, 6 negara yang telah mendapat bebas visa termasuk Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, dan satu negara Asia. Sayangnya, Indonesia masih belum termasuk dalam daftar tersebut.

Baca Juga :  Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Menurut data dari agen perjalanan online Trip.com, terjadi peningkatan keseluruhan pemesanan dari Eropa ke China sebesar 663 persen dibandingkan dengan tahun 2022.

Inggris dan Jerman tercatat sebagai dua dari sepuluh sumber utama wisatawan yang mengunjungi negara di bawah kepemimpinan Xi Jinping. Destinasi favorit wisatawan Eropa meliputi Shanghai, Beijing, Guangzhou, Shenzhen, Sanya, dan Chengdu.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Fenomena Antariksa Langka, Lubang Hitam ‘Piatu’ Terdeteksi Memangsa Bintang
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Fenomena Antariksa Langka, Lubang Hitam ‘Piatu’ Terdeteksi Memangsa Bintang

Berita Terbaru