Tak Memiliki Palang Pintu, Mobil Innova di Tebing Tinggi Tertabrak Kereta Api

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Innova Tertabrak Kereta Api di Tebing Tinggi. (sumber: suara.com)

Mobil Innova Tertabrak Kereta Api di Tebing Tinggi. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Sebuah mobil Toyota Innova mengalami kerusakan parah usai tertabrak kereta api di Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Atas insiden tersebut, satu orang penumpang mobil dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat.

Korban meninggal itu merupakan warga Kabupaten Serdang Bedagai berinisial EK (16), sementara korban luka-luka berinisial EW (16) dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.

AKP Agus Arianto, Kasi Humas Polres Tebing Tinggi menyebutkan insiden tersebut terjadi di perlintasan kereta api di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Minggu 14 Januari 2024.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen

“Satu orang penumpang mobil meninggal di lokasi kejadian, sementara sopir mobil luka berat,” katanya.

AKP Agus menjelaskan, awalnya mobil korban datang dari arah Bagelen menuju arah Jalan Syech Beringin, Tebing Tinggi.

Ketika ingin melintas di perlintasan itu, mereka diduga tak mengetahui adanya kereta api yang akan melintas. Sebab, lokasi perlintasan tidak memiliki palang pintu.

“Perlintasan kereta api tersebut sama sekali tidak memiliki palang pintu kereta api. Sebelum kejadian, masyarakat sekitar sempat mengingatkan kepada pengemudi untuk tidak melintas, namun kemungkinan pengemudi tidak mendengarnya,” cetusnya.

Akibatnya mobil yang digunakan EK (16) dan EW (16) tertabrak kereta api dan terseret sejauh 400 meter. Korban EW (16) mengalami luka berat. Sementara temannya EK (16) meninggal dunia.

Baca Juga :  Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

“Pengemudi mobil diduga kurang hati-hati dalam berkendara,” jelasnya.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkannya ke pihak berwajib. Pihak kepolisian pun kemudian turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

“EW sudah dibawa ke RS Bhayangkara dan kondisinya mengalami luka berat, sedangkan penumpang EK meninggal dunia dilokasi kejadian. Saat ini kecelakaan sudah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Tebing Tinggi,” tukasnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah
Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg
DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:03 WIB

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 06:05 WIB

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 11 September 2026 - 05:57 WIB

Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Berita Terbaru