Lagu Kampanye Ganjar-Mahfud yang Dinyanyikan Girlband GM24 Diduga Jiplak Lagu Weekly ‘After School’

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lagu kampanye Ganjar-Mahfud dari girlband GM24 diduga mirip lagu k-pop. (foto: instagram @gm24_official)

Lagu kampanye Ganjar-Mahfud dari girlband GM24 diduga mirip lagu k-pop. (foto: instagram @gm24_official)

1TULAH.COM – Menjelang pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang, ada berbagai cara yang dilakukan paslon (pasangan calon) untuk menarik hati masyarakat Indonesia.

Kali ini, Paslon Ganjar-Mahfud mendapatkan dukungan dari sebuah girlband bernama GM24 dengan membuat sebuah lagu untuk paslon 03.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan

Lagu tersebut berjudul ‘Langit Cerah’, namun lagu tersebut diduga mirip dengan lagu k-pop Weekly yang berjudul ‘After School’.

Lagu tersebut pun ramai menjadi perbincangan netizen.

“Ini bukan mirip tapi plagiat,” komentar akun @mahvee***.

“Nadanya sama banget please sama weekly after school,” kata akun @Fir***.

Baca Juga :  Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Sementara itu, video klip lagu ‘Langit Cerah ini telah dihapus dari YouTube GM24. Girlband ini diduga sama dengan yang memberikan dukungan kepada Jokowi empat tahun lalu, dulunya bernama JKM19.

Penulis : Delia Anisya Fitri

Berita Terkait

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah
Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg
DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:03 WIB

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 06:05 WIB

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 11 September 2026 - 05:57 WIB

Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Berita Terbaru