Resep Tahu Campur Lamongan Khas Jawa Timur, Cocok Dimakan Saat Musim Hujan

- Jurnalis

Selasa, 2 Januari 2024 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahu campur lamongan khas Jawa Timur (sumber: tangkap layar youtube Juns Kitchen Story)

Tahu campur lamongan khas Jawa Timur (sumber: tangkap layar youtube Juns Kitchen Story)

1TULAH.COM – Tahu, merupakan olahan sari kedelai yang sudah termasuk menjadi lauk makanan orang Indonesia. Tahu dapat diolah menjadi berbagai makanan nikmat, salah satunya yakni tahu campur khas Lamongan.

Meskipun tahu campur khas Lamongan tampak banyak elemen di dalamnya, rasa gurih dari kuahnya sangat menggugah selera.

Berikut Bahan dan Cara Mengolah Tahu Campur Lamongan Khas Jawa Timur yang cocok dinikmati saat cuaca hujan seperti ini.

Bahan:

– 250 gram daging sandung lamur
– 2 liter air 2 batang serai, dimemarkan
– 2 cm jahe, dimemarkan
– 5 sendok teh garam 2
– 3/4 sendok teh gula pasir

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Bahan halus:

– 8 butir bawang merah
– 4 siung bawang putih
– 1 1/2 sendok teh ketumbar
– 1/2 sendok teh merica
– 3 cm kunyit 1/4 sendok teh jintan
– 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan sambal:

– 50 ml kaldu sapi
– 4 buah cabai rawit, dikukus
– 3 sendok makan petis
– 2 siung bawang putih
– 1 1/4 sendok teh gula pasir
– 1/4 sendok teh garam

Bahan pelengkap:

– 5 buah tahu kuning goreng setengah matang
– 250 gram mi kuning
– 100 gram taoge, diseduh
– 1 bonggol daun selada

Baca Juga :  Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Cara membuat:

1. Rebus daging, serai, dan jahe sampai daging lunak. Angkat daging, potong-potong. Sisihkan 50 ml kaldu untuk bikin sambal.

2. Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan bumbu ke rebusan daging. Tambahkan daging yang sudah dipotong, gula, dan garam. Rebus sampai bumbu meresap.

3. Lanjutkan membuat sambal. Haluskan cabai merah, petis, bawang putih, gula pasir, dan garam. Tambahkan kaldu dan aduk rata.

4. Sajikan tahu, mi, taoge, selada, dan daging dalam satu mangkuk lalu siram kuah kaldu.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis
Kabar Duka Pageant: Miss Earth Indonesia 2025 Putri Juficha Meninggal di Hari Ulang Tahunnya
Raisa Komentar “Kue Putu” di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Kabar Duka Pageant: Miss Earth Indonesia 2025 Putri Juficha Meninggal di Hari Ulang Tahunnya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Raisa Komentar “Kue Putu” di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?

Berita Terbaru