Sebagian Besar Jomblo Indonesia Masih Anti Berhubungan Seks Sebelum Resmi Menikah

- Jurnalis

Rabu, 26 Juli 2023 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pasangan Romantis (Pexels.com/RodrigoSouza)

Ilustrasi Pasangan Romantis (Pexels.com/RodrigoSouza)

1TULAH.COM-Gaya hidup free sex yang dilakukan hampir sebagian remaja di Negara-negara barat, ternyata tidak sepenuhnya diikuti oleh remaja di Indonesia, terutama mereka yang masih jomblo atau terikat dalam pernikahan resmi.

Buktinya, berdasarkan survey yang dilajukan Lunch Actually  hanya sekira 17 persen para jomblo di Indonesia yang pernah melakukan keintiman seksual.

Keintiman seksual, sebelum menikah menjadi salah satu yang paling dihindari para lajang di Indonesia. Hal itu sesuai dengan hasil survei yang dilakukan Lunch Actually di tahun 2022.

Berdasarkan survei tersebut, diketahui hanya 17 persen lajang yang bersedia melakukan keintiman seksual dalam beberapa bulan pertama atau kurang dari itu, sedangkan 25% lajang lebih memilih untuk melakukannya ketika mereka resmi menjalin hubungan secara eksklusif.

Di sisi lain, sebanyak 58% responden menyatakan tidak akan melakukan keintiman seksual sampai mereka menikah.

Baca Juga :  Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden

CEO Lunch Actually, Violet Lim, mengaku cukup terkejut dengan hasil survei yang menyatakan bahwa sebagian besar jomblo di Indonesia, tidak membiarkan diri mereka melakukan keintiman dengan seseorang yang hampir tidak mereka kenal.

Sebenarnya, hal tersebut merupakan hal lumrah karena erat kaitannya, dengan norma masyarakat Indonesia. Hanya saja menurut Violet Lim, keintiman seksual tidak selalu berarti melakukan hubungan seksual, tapi entah kenapa orang salah paham.

Ada bentuk lain dari keintiman seksual selain seks atau sentuhan fisik, yang ternyata sama pentingnya dalam sebuah hubungan dan mengacu pada kedekatan emosional.

Menggoda juga bisa dianggap sebagai bentuk keintiman yang baik, jika kita menggunakannya dengan benar.

Violet kemudian menerangkan seperti apa menggoda yang tidak berbahaya. Sentuhan non-invasif dianggap sebagai rayuan tidak berbahaya, misalnya menarik-narik lengan atau menepuk bahu.

Baca Juga :  Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Jadi, Anda bisa melakukan sentuhan sederhana seperti itu jika tertarik dengan seseorang.

Violet juga menyarankan agar jangan ragu untuk menjauhkan diri dari teman kencan pada situasi sensitif.

Misalnya, jika kamu merasa tidak nyaman saat tangannya diletakkan di punggung bawahmu saat berjalan, menjauhlah darinya sehingga kalian tidak terlalu dekat.

Para pria pun bisa mengambil tindakan halus saat merasa tidak nyaman, misal saat duduk berdua. Anda mungkin tidak ingin membuat si wanita kesal dengan menyuruhnya mundur.

Sebagai gantinya, Anda dapat menggeser tempat duduk kamu sedikit ke belakang agar ada jarak antara kalian berdua. Ini bisa menjadi salah satu cara yang bijak untuk memberitahu jika dirinya telah melewati batas. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!
Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?
Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah
Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden
Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:15 WIB

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:07 WIB

Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:11 WIB

Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:04 WIB

Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

ilustrasi

Opini

Fenomena Brain Drain di Indonesia

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:57 WIB