Rugikan UMKM, DPR Bakal Panggil Manajemen Tiktok Minta Klarifikasi Terkait Project S

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juli 2023 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jualan di TikTok. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi Jualan di TikTok. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COMPlatform milik ByteDance asal China, TikTok, semakin gencar memperluas bisnis ritel online.

Kali ini, perluasan bisnisnya diberi nama Project S, yaitu langkah untuk mulai menjual produknya sendiri di platformnya.

Transformasi ini, dinilai menjadi ancaman serius bagi mereka yang berbisnis jual beli barang.

Oleh karena itu, DPR berencana memanggil manajemen TikTok karena dinilai perlu memberikan klarifikasi mengenai aktivitas media sosial tersebut.

“Mungkin pihak DPR memanggil manajemen, perwakilan atau TikTok Indonesia” kata Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun dikutip Sabtu (8/7/2023).

Project S TikTok Shop ini tak hanya menjadi perbincangan di Indonesia saja.

Kecurigaan tentang Project S TikTok Shop ini pertama kali mencuat di Inggris.

Project S TikTok Shop ini dicurigai menjadi cara perusahaan untuk mengoleksi data produk yang laris-manis di suatu negara, untuk kemudian diproduksi di China.

“Kalau saya melihat dari sisi bisnisnya, jual beli mereka, yang tidak pas itu ada barang impor dari china, tidak ada batas regulasi,” ujar Rudi.

Baca Juga :  Ini Kata Bahlil Usai PBNU Dapat 'Jatah' Tambang Bekas PT Kaltim Prima Coal

Selain itu, lanjut Rudi, persoalan pajak juga belum diatur.

Namun dirinya tak menampik jika perkembangan digital mau tidak mau memaksa pemerintah menyiapkan regulasi untuk perusahaan seperti TikTok.

“Ini jaman digital, umkm dibuat regulasi pemerintah supaya bisa bebas ngiklan di TikTok, pemasaran UMKM kita makin cepat,” tuturnya.

Pihaknya mengaku akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tak hanya dengan TikTok.

Parlemen juga akan mengundang Mendag guna membahan regulasi impor barang murah dari China.

Pertemuan tersebut juga memungkinkan pembahasan mengenai penjualan minyakita di aplikasi TikTok.

“Kalau bisa nendorong diadakannya pemanggilan rapat tentang regulasi yang menguntungkan UMKM lokal,” imbuh dia.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKop UKM) berharap kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mempercepat revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 50/2020 tentang Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Elektronik (PPMSE).

Baca Juga :  Ini Kata Bahlil Usai PBNU Dapat 'Jatah' Tambang Bekas PT Kaltim Prima Coal

Revisi ini diperlukan agar bisnis UMKM tak terganggu oleh kecurigaan hadirnya Project S TikTok Shop.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menegaskan untuk mengatasi ancaman ini sudah seharusnya disiapkan regulasi, salah satunya revisi Permendag Nomor 50/2020.

Apalagi, revisi aturan ini sudah diwacanakan sejak tahun lalu, namun hingga kini masih belum terbit.

Padahal, ada banyak UMKM yang bisnisnya mulai redup lantaran belum muncul jua kebijakan terbaru tentang PSME.

“KemenKopUKM telah melakukan pembahasan secara intensif dengan Kemendag, KL lain dan juga secara resmi sudah mengirimkan draf perubahan revisi Permendag Nomor 50/2020 ini kepada Kemendag, namun hingga saat ini masih belum keluar juga aturan revisinya. Ini sudah sangat urgent. Untuk menghadirkan keadilan bagi UMKM di pasar e-commerce, Kemendag perlu segera merevisinya. Aturan ini nampaknya macet di Kementerian Perdagangan,” kata Teten.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Ini Kata Bahlil Usai PBNU Dapat ‘Jatah’ Tambang Bekas PT Kaltim Prima Coal
Kata Erick Thohir Usai Beredar Isu Muhammadiyah Hengkah dari BSI
Heboh 109 Ton Logam Mulia Abal-abal Beredar, Begini Cara Cek Emas Antam Asli atau Palsu
Perokok Aktif Anak dan Remaja Meningkat, Kemenkes RI: Perlu Perlindungan Anak dari Pemasaran Rokok
Pj Bupati Barito Utara Ikuti RUPS Tahunan PT Bank Kalteng
Ramah Tamah Bersama Pelaku Dunia Usaha di Barito Utara, Pj Bupati Singgung Soal Dana CSR
E-Commerce Lazada Terancam Kena Denda Triliunan Rupian
Saham Sepatu Bata Merosot Tajam Usai Tutup Pabrik dan PHK Karyawan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Juni 2024 - 17:07 WIB

Ini Kata Bahlil Usai PBNU Dapat ‘Jatah’ Tambang Bekas PT Kaltim Prima Coal

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:17 WIB

Kata Erick Thohir Usai Beredar Isu Muhammadiyah Hengkah dari BSI

Minggu, 2 Juni 2024 - 08:14 WIB

Heboh 109 Ton Logam Mulia Abal-abal Beredar, Begini Cara Cek Emas Antam Asli atau Palsu

Sabtu, 1 Juni 2024 - 11:27 WIB

Perokok Aktif Anak dan Remaja Meningkat, Kemenkes RI: Perlu Perlindungan Anak dari Pemasaran Rokok

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:56 WIB

Pj Bupati Barito Utara Ikuti RUPS Tahunan PT Bank Kalteng

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:55 WIB

Ramah Tamah Bersama Pelaku Dunia Usaha di Barito Utara, Pj Bupati Singgung Soal Dana CSR

Senin, 27 Mei 2024 - 18:14 WIB

E-Commerce Lazada Terancam Kena Denda Triliunan Rupian

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:54 WIB

Saham Sepatu Bata Merosot Tajam Usai Tutup Pabrik dan PHK Karyawan

Berita Terbaru

Penjabat bupati Barito Utara Drs. Muhlis menghadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian yang digelar di lapangan Bola Makorem 102/PJG, Jumat (14/6/2024).Foto:Istimewa Pemkab Barut

Berita

Pj Bupati Barut Hadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian

Sabtu, 15 Jun 2024 - 07:52 WIB

error: Content is protected !!