Sikap Posesif Pasangan Berarti Sayang, Benarkah? Beriku Cara Menghadapinya

- Jurnalis

Senin, 15 Mei 2023 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pasangan kekasih (Pexels.com/J carter)

Ilustrasi pasangan kekasih (Pexels.com/J carter)

1TULAH.COM-Sikap posisif yang dimiliki pasangan tidak selalu membuat seseorang nyaman. Meski pun sikap tersebut dianggap sebagai ungkapan rasa sayang.

Perasaan sayang yang berlebihan ini, justru membuat sebuah hubungan menjadi toxic. Di mana salah satu pasangannya seolah menjadi orang yang selalu dimata-matai.

Posesif adalah salah satu perilaku yang mungkin dialami oleh siapa saja. Namun, memiliki pasangan yang posesif bisa menjadi tantangan besar dalam hubungan.

Seseorang yang posesif biasanya menginginkan kehadiran, tidak suka jika pasangannya berinteraksi dengan orang lain, dan cenderung memiliki kebutuhan untuk mengendalikan.

Namun, jika perilaku ini mulai berlebihan dan mengganggu kehidupan sehari-hari, maka hal tersebut bisa membuat tidak nyaman dan berpotensi merusak hubungan. Berikut lima cara menghadapi kekasih yang posesif agar hubungan tetap harmonis.

  1. Bicarakan perasaanmu

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan membicarakan perasaanmu pada kekasih. Jangan memilih diam dan menanggung perasaanmu sendiri, karena dia tidak akan tahu apa yang sedang kamu rasakan.

Baca Juga :  Pemkab Mura Siapkan Dua Skema Beasiswa melalui Kartu Hebat Mahasiswa

Sampaikan dengan jelas apa yang membuatmu merasa tidak nyaman dan beri tahu kekasihmu saat perilaku posesifnya sudah berlebihan.

  1. Jangan menyalahkan kekasihmu

Saat berbicara tentang perasaanmu, pastikan untuk tidak menyalahkan si dia. Fokuslah pada perasaanmu dan bagaimana perilaku kekasihmu yang membuat merasa tidak nyaman.

Hindari mengatakan hal-hal yang membuat dia merasa diserang atau bersalah karena hal tersebut hanya akan memunculkan sikap defensif.

  1. Cari solusi bersama

Setelah menyampaikan perasaanmu, cobalah untuk mencari solusi bersama. Ajak kekasihmu berbicara dengan kepala dingin dan mencari cara yang tepat agar hubunganmu tidak rusak.

Kamu bisa mengajak kekasihmu untuk mengikuti konseling ke ahli, atau membaca buku tentang hubungan agar bisa memperbaiki perilaku posesifnya.

  1. Tetaplah bersikap tegas
Baca Juga :  Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Saat kamu sudah menentukan batas-batas yang jelas, tetaplah bersikap tegas. Jangan membiarkan kekasihmu terus mengambil alih hubungan dan mengekangmu.

Tetapkan batasan yang jelas dan tegaskan bahwa kamu juga memiliki kebebasan serta hak untuk melakukan apa yang kamu inginkan.

  1. Jangan mengabaikan tanda-tanda bahaya

Jika perilaku posesif kekasihmu semakin buruk dan mulai ada indikasi merusak hubungan, jangan mengabaikan tanda-tanda bahaya yang muncul. Perilaku posesif yang ekstrem bisa menjadi tanda kekerasan dalam hubungan.

Jika kamu merasa terancam atau khawatir dengan kekasihmu, segera cari bantuan, entah itu dari keluarga, teman, atau profesional.

Memiliki kekasih yang posesif akan selalu ada sisi positif dan negatifnya. Namun, saat mulai berlebihan dan dampak negatif dalam hubungan mulai muncul, jangan ragu menerapkan kelima cara tadi untuk menghadapi kekasihmu. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB