Bharinto Ekatama Konsultasi Publik Terkait Pasca Tambang Program PPM

- Jurnalis

Rabu, 15 Maret 2023 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Setda barito Utara, Gazali Montalatua, saat memimpin rapat konsultasi publik PT Bharinto Ekatama, terkait pelaksanaan program PPM pasca tambang, Rabu (16/3/2023). Foto.Deni/1tulah.com

Asisten II Setda barito Utara, Gazali Montalatua, saat memimpin rapat konsultasi publik PT Bharinto Ekatama, terkait pelaksanaan program PPM pasca tambang, Rabu (16/3/2023). Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Perusahaan pertambangan PT Bharinto Ekatama (BEK) melakukan konsultasi publik.

Hal ini dilakukan pemegang Pemegang konsesi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, dalam rangka penyusunan program tambang, dalam aspek pengembangan dan pemberdayaan massyarakat (PPM).

Konsultasi publik itu di laksanakan di Kantor Pemerintah Barito Utara, di Aula Lantai I, Rabu 15 Maret 2023. Selain managemen PT BEK, turut hadir Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan, H GAzali Montalatua, Asisrten I, H Yaser Arafat, dan sejumlah pejabat lain dari masing-masing SKPD.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BEK, Prayono S, dalam sambutannya mengatakan, sebagai perusahaan tambang yang berkomitmen untuk memenuhi segala peraturan perundangan dan hukum berlaku (compliance), BEK memandang perlu untuk melakukan konsultasi publik, guna meminta masukan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk saran dan amsukan dari pemangku kepentingan di Barito Utara dan Teweh Timur khususnya.

Rencana program PPM yang dibahas pada agenda ini merupakan program unggulan pasca tambang yang dihasilkan dari analisis kondisi kewilayahan dan rencana pembangunan pemerintah daerah.

Hasil analisis tersebut didapat melalui konsultasi dengan dinas-dinas terkait dan peninjauan terhadap rencana pembangunan daerah maupun rencana tata ruang wilayah di lingkup Kabupaten.

Baca Juga :  H. Shalahuddin dan Felix Resmikan Pemancangan Tiang Listrik Desa

Selain itu BEK juga melakukan pemetaan sosial guna menangkap potensi dan permasalahan serta kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.

Sedang rencana program PPM pasca tambang BEK di Barito Utara berfokus pada 3 klaster program, yaitu Benangin Lestari, UMKM Terpadu, dan Benangin Pintar.

Klaster Program Benangin Lestari memiliki tujuan untuk penguatan ketahanan pangan yang berorientasi kepada potensi wilayah. Melalui klaster Program UMKM Terpadu, PT BEK mengembangkan UMKM terpadu dan memperkuat rantai pasok produk ekonomi kreatif masyarakat.

Sedangkan pada klaster Program Benangin Pintar, PT BEK berfokus pada peningkatan kapasitas SDM lokal khususnya pemuda-pemudi dan penduduk usia produktif melalui pengembangan model sekolah vokasi dan BEK Education Learning Center yang ditujukan sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat. Rencana program PPM pasca tambang BEK yang telah disusun dan dilaksanakan, diharapkan dapat mencapai kebaikan bersama baik untuk masyarakat, perusahaan, dan pemerintah daerah.

“Kami sampaikan agenda PPM. Pasca tambang relatif masih lama, tapi perlu perencanaan pasca tambang sedini mungkin. Diawali konsultasi publik 2021 dan 2022,” kata dia.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Gazali Montalatua mengatakan hal dilakukan PT BEK sangat bagus. Langklah dilakukan harus dievaluasi setahun mendatang.

Duia jua mengusulkan, pada kluster Benangin Lestari diadakan penangkaran rusa dan meelakukan pengembangan madu, anggrek, menanam pohon cepat tinggi seperti sengon, dan akasia.

Baca Juga :  Mengatasi Ketergantungan Impor Bahan Baku Pakan dengan Limbah Kelapa Sawit

“tapi sayang dari uraian dijelaskan tidak dicantumkan RAB biaya. Padahal perlu diketahui maslah pendanaan dari kegiatan-kegiatan itu. Evaluasi juga mudah. Ini bisa jadi perbaikan nantinya,” kata Gazali.

Sementara penanya lain dari SKPD seperti Camat Teweh Timur Walter, Kadisb PMPTSP Edi Kesumajaya, dan mewakili Disnakertranskop dan UKM Yulis Anshari, selain mendukung pelaksanaan PPM, mereka juga memberikan masukan dan kritik. PT BEK diminta memperbaiki kekurangan dan melengkapi laporan kepada instansi terkait.

Seperti diketahui, PT Bharinto Ekatama (BEK) adalah anak usaha dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITM), sebuah perusahaan Indonesia di bidang energi yang berintikan inovasi, teknologi, inklusi dan keberlanjutan.

Kaidah penambangan yang baik dan bertanggung jawab menjadi standar operasi di seluruh anak usaha ITM dan ditunjang dengan pengembangan energi terbarukan untuk mendukung operasi sendiri maupun potensi bisnis mas depan.

Selain itu transformasi digital dilakukan menuju data driven company. ITM mengedepankan inklusi dan kesempatan setara untuk karyawannya tanpa memandang SARA dan gender serta mendukung kemajuan penyandang disabilitas. Keberlanjutan di ITM diwujudkan dengan penerapan tujuh subjek inti ISO 26000 dalam segala aspek operasinya.(*)

Berita Terkait

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?
KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA
KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU
Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?
Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:25 WIB

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:03 WIB

KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:01 WIB

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:39 WIB

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:11 WIB

Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM

Berita Terbaru

Ilustrasi Gedung KPK.

Berita

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:01 WIB