Ditarget 95 % Tahun 2023, hingga Februari Ini Kabupaten Asahan Telah Capai 20 % Sub Pin Polio

- Jurnalis

Rabu, 15 Februari 2023 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Asahan saat menghadiri sub pin polio di Desa Meranti Kecamatan Meranti pada hari kedua pelaksanaan sub pin polio tersebut, Selasa, (14/02/2023).

Bupati Asahan saat menghadiri sub pin polio di Desa Meranti Kecamatan Meranti pada hari kedua pelaksanaan sub pin polio tersebut, Selasa, (14/02/2023).

1tulah.com, ASAHAN-Sampai tanggal 19 Februari 2023, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, berusahan semaksimal mungkin mencapai target sub pin polio 95 % kepada bayi dan balita usia 0-59 bulan. Dalam pencapaian target ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Asahan.

“Pemerintah Kabupaten Asahan berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Asahan dalam mencapai target sub pin polio,”kata Bupati Asahan saat menghadiri sub pin polio di Desa Meranti Kecamatan Meranti pada hari kedua pelaksanaan sub pin polio tersebut, Selasa, (14/02/2023).

Bupati mengatakan, di hari kedua pelaksanaan sub pin polio ini, Pemerintah Kabupaten Asahan telah mencapai 20% lebih bayi dan balita yang telah diberikan Imunisasi Polio.

“Kita berharap, target yang ingin dicapai dapat terpenuhi dan anak-anak kita terhindar dari penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian,”ujar Bupati.

Baca Juga :  MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Bupati menambahkan, dalam pencanangan sub pin polio, Pemerintah Kabupaten Asahan dibantu dengan TNI-Polri. Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengapresiasi setinggi-tinggi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungannya.

“Dengan 2 tetes Imunisasi Polio, kita dapat menghindarkan anak kita dari penyakit polio,” tegas Bupati.

Selain menyampaikan tentang sub pin polio, Bupati juga menyampaikan tentang bahayanya stunting bagi generasi muda Kabupaten Asahan, yang berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas.

“Untuk itu kepada Kepala Desa/Lurah dan Camat se-Kabupaten Asahan diharapkan rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakatnya tentang bahaya stunting,”ujar Bupati.

“Mari kita saling bergandengan tangan dalam pencanangan sub pin polio dan pencegahan stunting di Kabupaten Asahan, agar generasi muda yang kita miliki terhindar dari bahaya penyakit tersebut. Wujudkan Indonesia Emas Tahun 2045 dengan genarasi yang berkualitas”, ungkap Bupati.

Baca Juga :  Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Sebelumnya, Kapolres Asahan AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH mengatakan, tujuan dilakukan pencanangan sub pin polio untuk memberikan kekebalan tubuh bagi bayi dan balita usia 0-59 bulan terhadap serangan penyakit tersebut.

Selain itu Polres Asahan, siap mendukung Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mencapai target sub pin polio yang telah ditentukan.

Kegiatan ini berlanjut dengan pemberian imunisasi polio kepada bayi dan balita oleh Bupati Asahan, Kapolres Asahan, Bunda Paud Kabupaten Asahan dan Ketua Bhayangkari Cabang Kisaran.  Turut hadir Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kadis Kesehatan Kabupaten Asahan, Kadis P2KBP3A Kabupaten Asahan, Forkopimcam Meranti, Kepala Desa se-Kecamatan Meranti, Bunda Paud Kecamatan Meranti, Bunda Paud se-Kecamatan Meranti dan tamu undangan lainnya.(Nst)

 

Berita Terkait

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB