Fakta Baru : Ecky Bunuh Angela di Apartemen Taman Rasuna pada 2019, Mutilasi di Kontrakan Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 27 Januari 2023 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angela dimutilasi secara keji oleh Ecky Listhianto. Sumber foto : suara.com

Angela dimutilasi secara keji oleh Ecky Listhianto. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Kasus pembunuhan secara keji oleh tersangka M Ecky Listiantho (34) terhadap Angela Hindriati Wahyuningsih (54) diketahui oleh penyidik kepolisian dilakukan di Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan milik korban.

Lokasi pembunuhan tersebut diketahui pihak penyidik usai mengungkap kematian Angela terjadi pada Agustus 2019 silam.

“Terkait korban Angela untuk fakta baru adanya temuan yang dilakukan penghilangan nyawanya ini oleh tersangka ini pada tahun 2019. Kemudian terkait di mana dilakukannya itu di Apartemen Taman Rasuna,” kata Trunoyudo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Terkait lokasi mutilasi, kata Trunoyudo, hingga kekinian masih didalami oleh penyidik. Sebab setelah membunuh, Ecky dua kali memindahkan jenazah Angela sebelum akhirnya tertangkap.

“Jadi sekira Agustus dilakukan pembunuhan kemudian Desember 2019 dipindahkan ke daerah Mustika Jaya, Kota Bekasi. Selanjutnya Mei 2021 tersangka Ecky pindah ke kontrakan di daerah Tambun, Bekasi,” bebernya.

Kuras Isi ATM

Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Tommy Haryono, sebelumnya mengungkap bahwa Ecky telah menguras isi rekening ATM Angela mencapai Rp130 juta.

Baca Juga :  Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN demi Kesehatan, Bocorkan Sosok Penerusnya

Tindakan ini dilakukan Ecky secara bertahap.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Tommy, Ecky menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadi.

Di samping itu juga digunakan untuk trading.

“Macam-macam (digunakan untuk) keperluan pribadi, trading dan lain-lain,” beber Tommy kepada wartawan, Kamis (19/1/2023).

Motif Ecky membunuh dan memutilasi Angela diketahui karena ingin menguasai hartanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi ketika itu mengungkap ini berdasar hasil pemeriksaan saksi dan bukti-bukti yang telah ditemukan penyidik.

“Ada motif baru terkait misteri kematian Angela. Fakta tersebut berdasarkan saksi serta bukti-bukti pendukung, bahwa tersangka Ecky juga memiliki niat lain untuk menguasai harta milik korban,” kata Hengki kepada wartawan, Rabu (18/1/2023).

Hengki membeberkan, tersangka Ecky salah satunya diduga telah menguasai apartemen milik Angela di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan secara ilegal. Kemudian juga menguras isi ATM.

“Ecky juga menggadaikan sertifikat rumah lain milik korban Angela,” imbuh Hengki.

Simpan Jenazah Setahun Lebih di Boks Kontainer

Sebagaimana diketahui, Ecky menyimpan jenazah Angela selama setahun lebih dalam boks kontainer di sebuah kontrakan kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Awalnya Hengki menduga Angela dibunuh pada November 2021.

Baca Juga :  Benarkah Babinsa dan Bhabinkamtibmas Akan Menarik Pajak? Simak Penjelasan Resmi DJP dan Pakar UGM

Pembunuhan di duga terjadi pada bulan November 2021. Dan selama kurun waktu kurang lebih 1 tahun 1 bulan, jenazah disimpan di TKP (kontrakan tersangka) yang juga sering digunakan tersangka apabila tidak berada di rumahnya,” ungkap Hengki kepada wartawan, Jumat (6/1/2023) lalu.

Dari hasil penyelidikan kedokteran forensik, Ecky diduga memutilasi tubuh Angela menjadi beberapa bagian dengan menggunakan gergaji listrik.

Kendati begitu menurut Hengki penyidik masih mendalami di mana proses pemotongan tubuh korban ini dilakukan oleh Ecky.

Sebab warga sekitar kontrakan mengklaim tidak mendengar adanya suara gergaji listrik.

“Nah ini menjadi pertanyaan kita lagi, kenapa kok tetangga-tetangga tidak ada yang dengar dan sebagainya,” kata dia. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Dimutilasi dan Disimpan di Boks Kontainer, Angela Ternyata Dibunuh Ecky di Apartemen Taman Rasuna 4 Tahun Lalu.

Berita Terkait

Prabowo Meyakini Kesamaan Pandangan dengan PDIP: Hatinya Sebetulnya Sama dengan Kita
Alami Saraf Kejepit hingga Terancam Lumpuh, Hotman Paris Resmi Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Transformasi Digital Birokrasi, Heriyus Ajak ASN Bangun Budaya Kerja Modern
Optimalkan Aset Terbengkalai, DPRD Kalteng Dorong Pemprov Dongkrak PAD Lewat Rumah Dinas Purna Tugas
Sekda Barito Timur Pimpin Audiensi Penerapan ASN Corporate University di LAN RI Samarinda
Bupati Barito Timur Tegaskan Tak Ada Lagi Ruang untuk Kekerasan dan Bullying Anak
Pemkab Barito Timur Siapkan Rest Area Truk Lintas Provinsi untuk Urai Kemacetan
Benarkah Babinsa dan Bhabinkamtibmas Akan Menarik Pajak? Simak Penjelasan Resmi DJP dan Pakar UGM

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:11 WIB

Prabowo Meyakini Kesamaan Pandangan dengan PDIP: Hatinya Sebetulnya Sama dengan Kita

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:55 WIB

Transformasi Digital Birokrasi, Heriyus Ajak ASN Bangun Budaya Kerja Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:08 WIB

Optimalkan Aset Terbengkalai, DPRD Kalteng Dorong Pemprov Dongkrak PAD Lewat Rumah Dinas Purna Tugas

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:37 WIB

Sekda Barito Timur Pimpin Audiensi Penerapan ASN Corporate University di LAN RI Samarinda

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:21 WIB

Bupati Barito Timur Tegaskan Tak Ada Lagi Ruang untuk Kekerasan dan Bullying Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:12 WIB

Pemkab Barito Timur Siapkan Rest Area Truk Lintas Provinsi untuk Urai Kemacetan

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50 WIB

Benarkah Babinsa dan Bhabinkamtibmas Akan Menarik Pajak? Simak Penjelasan Resmi DJP dan Pakar UGM

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:13 WIB

Momen HBA ke-66, Arton S Dohong Dorong Kolaborasi APH dan Legislatif Demi Kalteng Berkah

Berita Terbaru