DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon Foto:Istimewa

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Nyelong Inga Simon, meminta pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara mudah dan merata. Langkah ini dinilai krusial mengingat kendala geografis, jarak tempuh yang jauh, serta keterbatasan tenaga kesehatan (nakes) masih menjadi tantangan utama di daerah pelosok.

Nyelong menegaskan, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan tidak boleh berhenti hanya pada pembangunan fisik gedung semata, melainkan harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan obat-obatan.

“Jangan sampai fasilitasnya sudah ada, tapi masyarakat masih kesulitan mendapatkan pelayanan karena tenaga kesehatannya terbatas atau jaraknya terlalu jauh,” tegas Nyelong pada Selasa (22/9/2026).

Kondisi Geografis Jadi Tantangan Utama

Kondisi geografis Kalimantan Tengah yang sangat luas serta didominasi perairan dan pedalaman menjadi faktor utama yang perlu diperhitungkan dalam penyusunan kebijakan layanan kesehatan. Nyelong mengingatkan agar pemenuhan fasilitas kesehatan tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan (urban-centric), tetapi juga menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

“Kalau masyarakat harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan, tentu ini harus menjadi perhatian. Jangan sampai jarak menjadi kendala ketika masyarakat membutuhkan pertolongan,” ujar Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Ketersediaan Nakes dan Obat-obatan Kunci Utama

Selain perbaikan aksesibilitas, DPRD Kalteng juga soroti pentingnya distribusi tenaga kesehatan secara merata. Keberadaan dokter, perawat, bidan, hingga tenaga medis pendukung di Puskesmas maupun Pustu (Puskesmas Pembantu) sangat menentukan efektivitas fasilitas kesehatan yang telah dibangun oleh pemerintah.

Baca Juga :  Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Nyelong menekankan bahwa fasilitas fisik yang megah akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan pelayanan medis yang optimal serta kecukupan stok obat-obatan.

“Jadi bukan hanya soal membangun gedung. Tenaga kesehatan juga harus tersedia, obatnya ada, kemudian pelayanannya berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dorong Pemerataan Kualitas Layanan Kesehatan

DPRD Kalteng berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota terus berkomitmen memperkuat pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok pedalaman. Upaya ini penting dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Tengah memperoleh hak pelayanan medis yang layak dan berkualitas, tanpa ada diskriminasi wilayah tempat tinggal.

“Yang kita harapkan, masyarakat di daerah juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus terkendala tempat tinggalnya,” pungkas Nyelong. (Ingkit)

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru