Polres Barsel Ungkap Jaringan Pengedar Narkoba, 4 Tersangka dengan Wilayah Operasi di Barsel dan Bartim

- Jurnalis

Rabu, 30 November 2022 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Barsel, Kompol Asdini Pratama Putra didampingi Iptu Rizki Atmaka Rahadi, Kasat Narkoba dan Kasi Humas, AKP H. Johana saat menggelar press release di Mapolres Barsel, Rabu (30/11/2022). 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Wakapolres Barsel, Kompol Asdini Pratama Putra didampingi Iptu Rizki Atmaka Rahadi, Kasat Narkoba dan Kasi Humas, AKP H. Johana saat menggelar press release di Mapolres Barsel, Rabu (30/11/2022). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK-Jajaran Satuan Reserse narkoba (Satres narkoba) Polres Barito Selatan (Barsel), berhasil mengungkap peredaran narkoba yang melibatkan kawanan pengedar dari Kabupaten Barsel dan Bartim.

Dengan barang bukti berhasil diamankan, tak kurang dari 16,89 gram sabu, dari 4 orang tersangka yang ditangkap dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda di Barsel dan Bartim.

“Pengungkapan kasus bidang narkotika ini dari awal bulan Oktober 2022 sampai saat ini berhasil mengungkap 4 kasus,” ujar Wakapolres Barsel, Kompol Asdini Pratama Putra didampingi Iptu Rizki Atmaka Rahadi, Kasat Narkoba saat menggelar press release, di Mapolres Barsel, Rabu (30/11/2022).

Wakapolres menyampaikan, untuk pengungkapan kasus tindak pidana tersebut tidak terlepas dari pada kerjasama dengan masyakat Barsel melalui inovasi Kapolres yaitu centang biru.

Masing-masing tersangka berdomisili di Kabupaten Barito Timur (Bartim), 2 orang dan 2 orang sisanya di Buntok, Kabupaten Barsel.

Sementara itu, Kasatnarkoba menerangkan, untuk tersangka pertama berdomisis di Buntok inisial H, ditangkap di sebuah rumah di desa Sababilah RT. 05, RW. 01, Kacamatanya Dusun Selatan, dengan barang bukti yang berhasil diamankan 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat 1,16 gram,1 butir ineks dengan dibungkus plastik bening, uang tunai sebesar Rp350 ribu, 1 buah handpone merek Vivo warna hitam, 2 buah isolasi hitam, dan 2 lembar kertas tisu putih serta 1 unit mobil Honda Jazz warna merah.

“Karena pelaku pada waktu kita mau melakukan penangkapan sempat mencoba melarikan diri menggunakan mobil, sehingga mobil tersebut kita jadikan barang bukti,” kata Kasat.

Baca Juga :  Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Ia mengatakan, untuk tersangka kedua inisial NGB berhasil diamankan di jalan Pepe Dinan, RT. 11, RW. 02 desa Tabak Kanilan, Kecamatan Gunung Bintang Awai dengan barang bukti 3 paket kecil jenis sabu dengan berat 0,82 gram, uang tunai Rp 350 ribu dan 1 buah handpone merek Redmi c7 warna hitam.

“Kebetulan tersangka kedua ini merupakan DPO dari Polres Bartim, dan tersangka ini juga berhasil memenangkan persidangan di PN Tamiang Layang, Bartim dengan kasus yang sama pada saat putusan bebas, lalu Jaksa melakukan Kasasi dengan putusan 3 tahun, namun tersangka sudah kabur, dan Alhamdulillah kita berhasil mengamankannya,” ungkap Rizki Atmaka Rahadi.

Ia menambahkan, selanjutkan tersangka ketiga inisial SR berhasil diamankan disebuah rumah di jalan Agung, RT. 25, RW. 03, Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan.

Lebih lanjut Kasat noarkoba menjelaskan, pada saat penangkapan pelaku sempat melarikan diri namun berkat kerja keras anggota Satresnokoba Polres Barsel pelaku berhasil diamankan dengan barang bukti 7 paket sabu dengan berat kotor 8,81 gram, uang tunai sebesar Rp3,3 juta, 1 buah pelastik klip warna bening, sendok dari sedotan untuk menakar, botol bekas dan 1 buah timbangan digital serta 1 buah handpone merek Oppo A54.

Tersangka keempat, lanjutnya, berinisial RJ, berhasil ditangkap disebuah rumah No.35, RT. 07, RW. 01 jalan Merdeka Raya, GG. Sabar, Kelurahan Buntok Kota, dengan barang bukti 19 paket sabu seberat 10,98 gram, 1 buah plastik warna bening, 1 buah timbangan digital, 1 buah botol bening, 1 buah kotak handpone, 1 buah dompet dan uang tunai sebanyak Rp5,950 juta.

Baca Juga :  Geger Isu Pertemuan Kaltim: Benarkah Haji Isam Bakal Borong Saham Mayoritas BYAN?

Ia mengungkapkan, dari keemapat tersangka ini pihaknya belum menemukan indikasi adanya keterkaitan satu sama lainnya, namun yang jelas keempat pelaku ini termasuk pengedar yang cukup terkenal di Kota Buntok.

“Khususnya SR, sebab tersangka ini sudah lama kami pantau, dan infonya yang bersangkutan sempat hendak melakukan perlawanan, jika dilakukan pemeriksaan atau penangkapan, sehingga pelaku berhasil lolos dari jeratan hukum. Karena pada saat anggota kita mau masuk di depan rumahnya itu telah dipasang kamera CCTV, jadi dia berhasil kabur namun pelaku tidak sempat menghilangkan barang bukti, sehingga kita berhasil menangkapnya,” ungkapnya.

Kasat menambahkan, untuk pasal yang dipersangkakan untuk mereka yaitu pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuma pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh).

“Untuk kedepannya kita akan terus melakukan penyelidikan khususnya kasus narkoba, sehingga apa yang kita harapkan sama-sama di Kabupaten Barsel ini bisa terbebas dari bandar ataupun pengedar narkoba,” kata Rizki Atmaka Rahadi. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru