Menunggak Dua Tahun, Insentif Covid-19 Nakes RSUD Muara Teweh Cair

- Jurnalis

Rabu, 16 November 2022 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di rumah sakit inilah ratusan tenaga medis menanti pencairan dana jaspel setahun lamanya belum dibayar. Saat ini baru dana insentif covid-19 tahun 2022, dibayarkan. Foto.Deni/ 1tulah.com

Di rumah sakit inilah ratusan tenaga medis menanti pencairan dana jaspel setahun lamanya belum dibayar. Saat ini baru dana insentif covid-19 tahun 2022, dibayarkan. Foto.Deni/ 1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Karyawan RSUD Muara Teweh kini bisa sedikit sumringah. Pasalnya sebagian insentif jasa layanan mulai dicairkan oleh managemen.

Malah, insentif covid-19 yang sempat tertunggak dua tahun, kini sudah diterima para nakes.

Sedang untuk insentif covid-19 tahun 2021 dan 2020, termasuk jasa pelayanan lain, seperti jasa SKTM dan MCU masih dalam proses.

Plt Direktur RSUD Muara Teweh dr Tiur Meida melalui Kasi Yanmed, Muhammad Arsyad mengatakan, keterlambatan pencairan bukan disengaja. Melainkan banyak proses yang harus dilalui.

Berita terkait : Pilu, Setahun Lamanya Ratusan Tenaga Medis RSUD Muara Teweh Belum Dapat Insentif Jasa Pelayanan

Insentif covid-19 tahun 2020, kata dia, mengalami keterlambatan karena, selain saat itu belum ada aturan dan payung hukum yang mengatuernya. Juga terkait pendanaan.

Peraturan bupati(Perbup), kata dia, baru kelar di tahun 2021, dan perubahan dana pada DPA baru dimasukkan di anggaran perubahan tahun 2022. Hal lain, kami juga perlu kordinasi dengan berbagai pihak, baik dengan bagian hukum provinsi, Inspektorat dan juga BPK RI, terkait dibolehkannya pencairan.

Baca Juga :  Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: "Kita Merasa Dijajah!"

Berita terkait : Ratusan Pegawai RSUD Muara Teweh Resah, 10 Bulan Berjalan Jasmed Belum Dibayar

“Kalau sekarang semua sudah klier, dan tinggal proses pencairan. Keinginan Dirut kami dan juha harapan kami semua tunggakan baik insentif dan jasa pelayanan sudah bisa terselesaikan tahun ini juga,” kata Muhammad Arsyad, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (16/11/2022).

Saat ini lanjut dia, tim sedang dan terus melakukan verfikasi terhadap siapa-siapa saja nakes yang nanti menerima. Mereka bekerja siang malam.

“Memang agak lama karena banyak nakes yang sudah pindah dan juga ada yang meninggal dunia. Jadi kami harus kumpulkan dokumen keseluruhan, sehingga hak karyawan dan nakes bisa tepat sasaran,” imbuhnya.

Lalu insentif apa saja yang sudah dicairkan, dan jasa layanan apa saja yang masih dalam proses?

Baca Juga :  Distransnaker Mura Hadirkan Mini Job Fair untuk Serap Tenaga Kerja Lokal

Dijabarkan Muhammad Arsyad,

  1. Insentif Covid-19 tahun 2020 semua sudah terealissi dan dicairkan. Sedang untuk insentif covid-19 tahun 2021 dan 2022, saat ini dalam proses.
  2. Jasa pelayanan umum, untuk bulan Januari sampai September 2022, masih dalam tahap proses.
  3. Jasa pelayanan BPJS,  untuk bulan Januari sampai September 2022, masih dalam tahap proses.
  4. Jasa pelayanan SKTM, yang tertunggak dari tahun 2020 sampai sekarang, masih dalam proses.
  5. Jasa pelayanan MCU (medical chek up) yang tertungak dari tahun 2017 sampai tahun 2022 masih dalam proses.

“Target kami semua tunggakan itu akan terbayar tahun ini. Insya Allah jika tak ada aral tanggal 15 Desember 2022 semua sudah dibayarkan ke rekening masing-masing,” tutupnya.

Seperti penrah diberitakan sebelumnya, ratusan nakes resah lantaran jasa layanan covid-19 dan jasa pelayanan lain belum terbayarkan. Namun kini, mereka sudah bisa tersenyum, lantaran managemen RSUD Muara Teweh, satu persatu mulai mencairkan tunggakan hak nakes. (*)

 

Berita Terkait

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!
Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru