Ratusan Pegawai RSUD Muara Teweh Resah, 10 Bulan Berjalan Jasmed Belum Dibayar

- Jurnalis

Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi ratusan pegawai RSUD Muara Teweh resah, dana jasmed selama 10 bulan belum mereka terima. Hal ini berulang seperti tahun sebelumnya. Foto.suara.com

Foto : Ilustrasi ratusan pegawai RSUD Muara Teweh resah, dana jasmed selama 10 bulan belum mereka terima. Hal ini berulang seperti tahun sebelumnya. Foto.suara.com

1TULAH.COM, MUARA TEWEH– Ratusan pegawai RSUD Muara Teweh, resah. Pasalnya, mereka menunggu pencairan uang jasmed alias jasa medis, yang hingga kini belum dibayarkan.

Pegawai yang resah tidak saja kalangan dokter. Perawat  hingga bidan, dan pegawai lain,  berstatus  ASN dan pegawai kontrak semua mengeluh.

“Ini sudah dekat tutup buku, tinggal  dua bulan lagi. Kami sudah terlalu lama bersabar menunggu uang jasmed umum dan jasmed BPJS  yang dijanjikan, Tetapi tidak dibayarkan. Ada apa. Tolong bantu kami tanyakan kepada yang berwenang. kapan uang jasmed di bayarkan,” kata sumber  kepada 1tulah.com, yang enggan namanya dipublis, Senin 17 Oktober 2022.

Baca Juga :  Paskibra Mura Tampil Disiplin dan Kompak Kibarkan Sang Merah Putih

Tidak itu saja kata sumber, mereka juga menunggu kapan uang pelayanan medis sktm dan umum dibayarkan.

“Kalau sktm malah yang kami tanyakan pembayaran sejak tahun 2020 sampai sekarang. Sama sekali belum dibayar,” ungkapnya.

Belum lagi kalau mau bicara masalah jasmed covid. Ada juga yang belum. Yang dibayarkan hanya untuk perawat dan dokter khusus. Pembayarannya dari dana pusat.

“Kalau dana jasmed BPJS, kan  harusnya semua perawat di ruang jaga dapat. Tapi sampai sekarang juga tidak ada kejelasannya. Itu juga kami pertanyakan,” bebernya.

Baca Juga :  Geger Isu Pertemuan Kaltim: Benarkah Haji Isam Bakal Borong Saham Mayoritas BYAN?

Dikonfirmasi terpisah, Plt Dirut RSUD Muara Teweh,  dr Tiur Meida mengatakn, terkait dana jasmed tahun 2022, masih dalam proses. Sementara untuk dana pelayanan sktm, juga masih berproses.

“Kemarin kami anggarkan di APBD perubahan, ” katanya kepada 1tulah.com, melalui sambungan telepon, Selasa 18 Oktober 2022, pagi.

Lalu bagaimana dengan jasmed covid tahun 2020 dan 2021? dikatakan dr Tiur, semua sudah dibayarkan keseluruhan.

“Sudah kita bayarkan semua, malah dalam pengurusannya kita kordinasi Inspektorat hingga ke BPK. Jadi yang menyampaikan kepada wartawan mungkin salah,” ujar Tiur.(*)

 

 

Berita Terkait

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK
Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed
KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed
Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29 WIB

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:29 WIB