Ade Armando Babak Belur dan Ditelanjangi Saat Aksi Demo, Saksi Mata : Pelaku Bukan Mahasiswa, Tapi Kelompok Perusuh

- Jurnalis

Senin, 11 April 2022 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegiat media sosial, Ade Armando dikeroyok hingga ditelanjangi saat menghadiri aksi 11 April di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

Pegiat media sosial, Ade Armando dikeroyok hingga ditelanjangi saat menghadiri aksi 11 April di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

1tulah.comAksi demo mahasiswa di depan gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (11/4/2022) dinodai aksi pemukulan dan pengeroyokan.

Ade Armando, seorang pegiat sosial menjadi bulan-bulanan massa. Ia babak belur di keroyok, bahkan sempat di telanjangi.

Lalu siapa pelakunya? Mengutip suara.com (media jaringan 1tulah.com) merilis, seorang kru dokumentasi, Indra Jaya Putra menjadi saksi detik-detik pengeroyokan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando. Ia memastikan kalau pelaku pengeroyokan bukan dari kalangan mahasiswa.

Indra menerangkan mulanya ia bersama Ade hendak meninggalkan area demonstrasi menuju arah Stasiun Palmerah. Rencananya, Indra yang membawa kamera hendak merekam keterangan terakhir Ade yang ikut mendukung aksi demonstrasi mahasiswa itu.

“Kami lagi jalan, kita mau ngambil kaya wawancara statement bang Ade terakhir lah untuk meninggalkan area demo itu,” terang Indra melalui konferensi pers melalui Zoom, Senin.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, 372 Kejadian Berhasil Ditangani

Namun pada saat proses pengambilan gambar itu hampir selesai, tiba-tiba Ade diberhentikan oleh sekelompok orang. Ia membantah kalau kelompok yang dimaksud berasal dari kalangan mahasiswa.
Sebab, Indra yang menjadi saksi mata insiden pengeroyokokan Ade Armando itu mengaku tahu persis rombongan mahasiswa itu pulang bukan ke arah yang sama dengan rombongannya.

“Mahassiwa pokoknya kaburnya mereka ke arah sudah sama-sama rame mundur teratur ke arah Senayan, sebaliknya. Saya ngeliat benar tuh itu bukan mahasiswa pokoknya. Kayanya tuh kelompok perusuh lah,” tuturnya.

Baca Juga :  Kabut Asap Pekat Hadang Helikopter Chinook Jepang untuk Penanganan Karhutla di Mempawah

Dicaci Maki Emak-emak

Sebelum adanya aksi pengeroyokan, Indra membenarkan ada ibu-ibu yang menyerang Ade secara verbal. Dari video yang beredar di media sosial, Ade juga sempat menjawab serangan verbal ibu-ibu tersebut.

Ketika adu mulut tidak terelakkan, ada seseorang yang memukul Ade dari arah belakang. Kata Indra, Ade masih kuat berdiri. Namun, pukulan pertama itulah yang akhirnya membuat Ade jatuh tersungkur.
Saat kondisi itu, Indra sempat mencari-cari anggota kepolisian dengan maksud meminta bantuan mengamankan Ade.

Namun karena anggota polisi tengah berpencar mengamankan massa, akibatnya penanganan terhadap Ade agak memakan waktu.

“Lagi tersebar. Jadi lamalah penanganannya sekitar 20 menit baru dateng lah polisi, baru (Ade) diselamatkan.”(*)

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru