Fadel Muhammad: Perlu Percepatan Pembangunan di Kawasan Timur Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 22 Oktober 2021 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fadel Muhammad. Antara

Fadel Muhammad. Antara

1tulah.com, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Prof Fadel Muhammad mengatakan, perlu percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia (KTI) sebagai penghubung atau konektivitas antara calon Ibu Kota Negara di Pulau Kalimantan dan daerah-daerah sekitarnya.

“Wilayah KTI mesti mempersiapkan diri. Salah satunya dengan mewujudkan rencana membuat ‘terusan khatulistiwa’ yang akan menghubungkan Pulau Sulawesi ke Pulau Kalimantan,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 22 Oktober 2021.

Hal tersebut disampaikan Fadel Muhammad pada diskusi panel sekaligus peluncuran dan deklarasi Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia (BP2-KTI) di Universitas Hasanuddin (Unhas) Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Jika hal tersebut terwujud maka akan memudahkan mobilitas masyarakat di kawasan timur Indonesia menuju Ibu Kota Negara.

Oleh karena itu, katanya, semua elemen bangsa bersama-sama harus mendukung percepatan pembangunan KTI demi tercapainya kesejahteraan bersama.

Baca Juga :  KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

“Ibu Kota Negara ini terletak di Kalimantan Timur dan sangat dekat dengan daerah-daerah di kawasan timur Indonesia,” ujar mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Kabinet Indonesia Bersatu II tersebut.

Secara umum, katanya, pembangunan di Tanah Air harus merata dan tidak boleh terjadi ketimpangan. Jika tidak seimbang maka akan mencederai rasa keadilan seperti yang diamanahkan Pancasila dan konstitusi.

Pascareformasi, ujarnya, berbagai program telah diupayakan pemerintah agar pemerataan pembangunan merata dan memenuhi rasa keadilan.

Ia mencontohkan kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ditujukan untuk mengembangkan pembangunan daerah melalui sektor industri dan pariwisata.

“Tapi, karena wilayah Indonesia sangat luas terutama di kawasan timur masih ada beberapa wilayah yang kurang tersentuh pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Kebijakan sudah ada hanya perlu percepatan yang harus didorong dan didukung secara maksimal oleh pemerintah daerah dan masyarakat di semua kawasan timur Indonesia, katanya.

“Alhamdulillah, sebagai pimpinan MPR sewaktu bertemu  Presiden saya sampaikan hal itu dan beliau sangat mendukung percepatan pembangunan KTI,” tutur dia.

Oleh karena itu, kesempatan pemerataan dan percepatan pembangunan mesti segera ditindaklanjuti salah satunya melalui pembentukan BP2-KTI.

Ke depan, BP2-KTI akan bekerja sama dengan akademisi dan perguruan tinggi, misalnya, Universitas Hasanuddin untuk melakukan studi serta kajian akademis.

“Hasilnya, diserahkan kepada pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan KTI cepat terwujud,” ujar Fadel yang juga Ketua Umum BP2-KTI tersebut. *

Sumber: Antara

Berita Terkait

KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:42 WIB

KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Berita Terbaru