PT Pegadaian Galeri Dua Empat Buka Penjualan Emas Lewat Kanal Digital

- Jurnalis

Kamis, 5 Agustus 2021 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, JAKARTA – Perusahaan ritel perhiasan dan emas PT Pegadaian Galeri Dua Empat mulai membuka layanan penjualan emas dan perhiasan melalui kanal digital dengan pengiriman ke alamat nasabah melalui jasa ekspedisi.

Hal ini diutarakan Direktur PT Pegadaian Galeri Dua Empat, Arifmon dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (4/8/2021) di Jakarta dalam rangka memperingati hari jadi perusahaannya yang ke-3 tanggal 3 Agustus 2021.

Baca Juga :  Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

PT Pegadaian Galeri Dua Empat adalah anak perusahaan dari PT Pegadaian (Persero).

Menurut Arifmon, layanan penjualan lewat kanal digital akan memudahkan nasabah membeli perhiasan dan emas tanpa harus keluar rumah.

Perhiasan dan emas yang dikirim kepada nasabah selaku pembeli, ujar Arifmon, akan dilindungi asuransi, sehingga aman.

“Ini wujud tanggung jawab kami kepada nasabah,” kata Arifmon.

Baca Juga :  Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi

Di usianya yang ketiga, katanya, PT Pegadaian Galeri Dua Empat telah memiliki 112 outlet, yang terdiri dari 99 distro di kantor cabang pegadaian dan 13 J-store di pusat-pusat belanja.

Perhiasan dan emas yang dikeluarkan PT Pegadaian Galeri Dua Empat, katanya, memiliki harga yang sama (satu harga) di seluruh wilayah Indonesia.

“Jaminan harga jual dan beli yang kompetitif,” ujarnya. *

 

Berita Terkait

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung
Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid
Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?
Rupiah Hari Ini Bangkit ke Rp16.862 per Dolar AS, Intervensi BI Akhiri Tren Negatif 8 Hari
Strategi Bisnis 2026: Cara Meraih Cuan di Tengah Stagnasi Ekonomi dan Dominasi Produk Global
Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi
Rupiah Hari Ini 9 Januari 2026: Tertekan ke Rp16.832 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:10 WIB

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:40 WIB

Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:25 WIB

Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:59 WIB

Rupiah Hari Ini Bangkit ke Rp16.862 per Dolar AS, Intervensi BI Akhiri Tren Negatif 8 Hari

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:17 WIB

Strategi Bisnis 2026: Cara Meraih Cuan di Tengah Stagnasi Ekonomi dan Dominasi Produk Global

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:46 WIB

Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:31 WIB

Rupiah Hari Ini 9 Januari 2026: Tertekan ke Rp16.832 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru