Keluarga Gus Dur Bacakan Amanat Ciganjur Berisi Pesan Damai Untuk Pemilu 2024 di Acara Peringatan Haul Ke-14

- Jurnalis

Sabtu, 16 Desember 2023 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan haul ke-14 Gus Dur (sumber: tangkap layar YouTube TVNU Televisi Nahdatul Ulama)

Peringatan haul ke-14 Gus Dur (sumber: tangkap layar YouTube TVNU Televisi Nahdatul Ulama)

1TULAH.COM – Keluarga besar mantan presiden ke-4, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur menggelar peringatan Haul ke-14 di Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta pada Sabtu malam (16/12/2023).

Pada kesempatan yang sama juga akan dibacakan “Amanat Ciganjur”, yakni pesan untuk pemilu damai dan berkualitas.

“Kita berharap Amanat Ciganjur dapat disebarluaskan kepada para capres, cawapres dan caleg, dan semua yang ikut berkontestasi dalam Pemilu 2024,” ujar Ketua Panitia Haul ke-14 Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid.

Ia mengatakan Amanat Ciganjur yang berisi tentang pesan-pesan demokrasi nantinya dibacakan oleh beberapa tokoh bangsa. Tokoh bangsa tersebut diantaranya, Shinta Nuriyah Wahid, Lukman Hakim Saifuddin, Romo Benny Susetyo dan Pendeta Gomar Gultom.

Baca Juga :  Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Inaya berpendapat, “Amanat Ciganjur” selaras dengan tema Haul ke-14 Gus Dur yaitu Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur.

Dikatakan oleh Inaya jika pemilihan tema tersebut sebagai upaya keluarga menghadirkan inspirasi serta keteladanan Gus Dur tentang demokrasi.

“Banyak hal yang bisa dipelajari dan diperhatikan oleh penyelenggara, kontestan, dan konstituen tentang bagaimana seharusnya demokrasi ditempatkan, diarahkan dan ditata orientasinya,” kata dia.

Inaya mengatakan, dimata Gus Dur, demokarasi hadir untuk mencegah seseorang menjadi ‘Tuhan’. Jika kekuasaan tidak terkontrol, maka akan menyebabkan seseorang berkuasa secara absolut serta otoriter.

Baca Juga :  Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset

Tidak hanya itu, sistem demokrasi juga merupakan cara paling Islami dalam bentuk politik serta mengontrol kekuasaan.

“Maka kalau ada yang ngomong demokrasi itu sekular, tidak islami, itu malah ke balik dalam perspektif Gus Dur,” kata dia.

Inaya berharap dengan adanya “Amanat Ciganjur” ini dapat memberikan suasana kegersangan pemilu menjadi suasana yang menyejukkan serta kejernihan diantara orang yang berbeda pilihan.

Copywrite: suara.com

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru