Lagi, Timnas Vietnam Naturalisi Dua Pemain Eropa

- Jurnalis

Kamis, 14 Desember 2023 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Eropa yang punya garis keturunan Vietnam, Jason Pendant disebut bakal dipanggil Park Hang-seo. (Dok. The Thao247)

Pemain Eropa yang punya garis keturunan Vietnam, Jason Pendant disebut bakal dipanggil Park Hang-seo. (Dok. The Thao247)

1TULAH.COM – Tak mau kalah dengan peterunya, Golden Star Warriors julukan Timnas Vietnam dikabarkan sedang mengincar dua pemain yang berkarier di Eropa untuk dinaturalisasi.

Vietnam tampaknya ogah kalah dari skuad Garuda. Sebab, Golden Star Warriors dikabarkan sedang mengincar dua pemain.

Mengulik dari laporan The Thao247, Vietnam ingin menaturalisasi Jason Pendant dan Ibrahim Maza.

Keduanya berkarier di Eropa.

Jason Pendant merpakan pemain yang berkarier di Ligue 2 Prancis bersama Quevilly. Ia juga telah menyatakan minat untuk bisa tampil bersama Golden Star Warriors.

Baca Juga :  Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Kemudian untuk Ibrahim Maza adalah pesepak bola muda yang berkarier di Hertha Berlin. Pesepak bola 18 tahun ini bahkan sudah masuk tim utama.

Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia kini dibela beberapa pemain naturalisasi di era Shin Tae-yong, seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Bahkan kini skuad Garuda masih memproses Nathan Tjoe-A-On, Jay Idzes, hingga Ragnar Oratmangoen. Ada pula Justin Hubner yang baru menyandang status WNI.

Adapun Vietnam sendiri dikabarkan telah merampungkan satu naturalisasi. Adalah Filip Nguyen yang lama berkarier di Republik Ceko dan bahkan sempat dipanggil ke timnas, tapi belum pernah dimainkan.(*)

 

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru