Miris! Kena Tilang Polisi Berujung Dirudapaksa

- Jurnalis

Sabtu, 4 November 2023 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemerkosaan (Freepik)

Ilustrasi Pemerkosaan (Freepik)

1tulah.com – Malang dialami  Pelajar berusia 17 tahun di Gowa, Selawesi Selatan (Sulsel). Bunga mama samarannya menjadi korban pemerkosaan oleh salah satu anggota polres Gowa. Gadis belia yang masih duduk dibangku SMA tersebut menjadi korban pemerkosaan setelah diamankan pihak Kepolisian Resor (Polres) Gowa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus pemerkosaan ini terjadi ketika korban ditahan oleh polisi karena kedepatan berboncengan tiga menggendarai sepeda motor di jalan raya.

Setelah diamankan, korban lalu di bawa ke posko Tim Jatanras Polres Gowa kemudian diperkosa. Diketahui, ternyata pelaku pemerkosa berinisial AB (37) yang dikenal sering membantu polisi alias Banpol.

Pihak kuasa Hukum korban, Ananda Eka Saputra menjelaskan, pemerkosaan itu terjadi pada hari Minggu subuh tanggal 29 Oktober 2023 lalu. Insiden pemerkosaan ini terjadi lantaran korban terjaring razia.

“Korban terjaring razia. Lalu dibawa ke Posko. Di atas mobil polisi, korban sudah dilecehkan. Sesampainya di posko, korban ke toilet dekat posko. Disitu, ia langsung diperkosa,” ungkap Ananda Eka kepada awak media, Jumat 3 November 2023.

Kuasa hukum korban membeberkan, bahwa korban sempat menceritakan perbuatan keji itu kepada salah satu anggota Jatanras Polres Gowa. Bukannya langsung mengamankan pelaku, namun anggota itu diduga memberikan uang sebesar Rp500 ribu sebagai tutup mulut. Uang itu juga diklaim sebagai ganti rugi lantaran korban baru saja kehilangan uang Rp100 ribu yang pada awalnya akan ia pakai untuk membeli obat.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Presiden Prabowo Hadiri Puncak Resepsi 100 Tahun Pesantren Gontor

Orang tua korban pun curiga sebab anaknya mempunyai uang Rp500 ribu. Setelah orang tua korban menanyakan perihal asal uang tersebut, korban akhirnya menceritakan semua kejadian nahas yang telah dialami olehnya.

Atas kejadian ini, Kapolres Gowa, AKBP Reonald TS Simanjuntak, telah meminta maaf. Ia mengaku menyesalkan dan menyayangkan kejadian ini.

“Selaku Kapolres Gowa saya menyesalkan dan menyayangkan atas peristiwa ini. Saya pun memohon maaf,” ujar Reonald kepada wartawan, Jumat (3/11/2023).

Reonald menjelaskan bahwa peristiwa pemerkosaan yang terjadi di kantor atau posko unit lapangan Jatanras Satreskrim Polres Gowa, berada di area Terminal Cappa Bungayya, Pallangga, adalah kelalaian dari anggotanya. Lantaran petugas meninggalkan korban sendirian yang seharusnya masih dalam pengawasan kepolisian.

“Saya telah perintahkan Propam untuk melakukan investigasi dan perintahkan segera proses disiplin dan hukuman yang setimpal terhadap petugas yang lalai tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Terkait penyelidikan itu, Kapolres tidak menyebut berapa jumlah anggota Jatanras yang telah diperiksa. Namin, ia berjanji akan melakukan proses evaluasi secara menyeluruh atas peristiwa kelalaian tersebut.

“Sekali lagi saya berjanji akan melakukan evaluasi itu, serta memperbaiki agar personel tak lalai lagi,” pungkasnya.

Biodata Polisi Gowa Perkosa Pelajar di Toilet Pospol

Belakangan diketahui, pelaku berinisial AB yang mengaku sebagai petugas kepolisian ternyata polisi gadungan. Pria berusia 37 tahun ini sehari-hari bertugas sebagai banpol. Saat kejadian diketahui AB memang ada dalam rombongan polisi tersebut.

Selama ini AB memang sering ke pos polisi Jatanras untuk membantu membersihkan posko. Menurut keterangan polisi, pelaku dikenal sosok yang baik dan rajin. Namun kali ini, perbuatannya mencoreng nama baik kepolisian Gowa.

Tidak banyak informasi yang diungkap oleh polisi tentang AB. Sehingga sampai saat ini belum diketahui pasti di mana tempat tinggal pelaku, asal usul keluarga atau kehidupan pribadinya. (suara.com)

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru