Pesan Presiden Jokowi di HUT ke-77 Polri; Gerak-gerik Polri Tak Bisa Ditutupi, Segala Sesuatu Bisa Direkam

- Jurnalis

Sabtu, 1 Juli 2023 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti Polri di HUT Bhayangkara ke-77 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (1/7/2023). (Suara.com/Rakha)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti Polri di HUT Bhayangkara ke-77 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (1/7/2023). (Suara.com/Rakha)

1TULAH.COM– HUT ke-77 Polri pada tahun 2023 ini menjadi momentum untuk berbenah. Kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri yang sempat terpuruk beberapa waktu lalu, mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti Polri di HUT Bhayangkara ke-77 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (1/7/2023).

Awalnya, Jokowi berbicara mengenai betapa dekatnya Polri dengan masyarakat. Polri, kata Jokowi, memiliki tugas untuk melayani rakyat.

“Setiap saat anggota Polri bersentuhan dengan rakyat, melindungi masyarakat mengayomi masyarakat dan melayani masyarakat,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Baca Juga :  Wagub Edy Pratowo Tiba di Murung Raya, Siap Buka MTQ VIII KORPRI Tingkat Kalteng

Kemudian kepala negara mewanti-wanti karena setiap tindakan dan tingkah laku Polri selalu diawasi masyarakat. Terlebih di era media sosial segala sesuatu bisa direkam oleh kamera.

“Tapi di saat yang sama Polri juga diawasi oleh rakyat, hati-hati. Sekarang ini segala sesuatu bisa direkam, bisa disebar luaskan. Gerak-gerik Polri sekecil apa pun tidak bisa ditutup-tutupi lagi,” ungkap Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi mengatakan tingkat kepuasan Polri kepada masyarakat merupakan hal yang penting.

Baca Juga :  Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

“Sehingga kepercayaan pada Polri akan selalu diuji seberapa tinggi tingkat kepercayaan rakyat, seberapa tinggi kepuasan rakyat, itu menjadi hal yang penting,” jelasnya.

Jokowi lalu menyinggung perihal tingkat kepercayaan publik kepada Polri yang sempat menurun. Meski kini sudah beranjak naik, Jokowi ingin Polri berbenah diri.

“Dan saya senang kepercayaan rakyat kepada polri sudah naik dari 60 persen menjadi diatas 70 persen. Ini perkembangan baik tapi masih harus ditingkatkan Polri harus memperbaiki diri,” papar dia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!
Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:20 WIB

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Berita Terbaru