Tak Hanya Dibatalkan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2023 U-20, FIFA Juga Akan Berikan Indonesia Sanksi

- Jurnalis

Kamis, 30 Maret 2023 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Piala Dunia U20 ditampilkan di Lodz, Polandia, 15 Juni 2019. Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan Indonesia belum siap menjadi tuan rumah turnamen dunia yang dijadwalkan dimulai 20 Mei mendatang. (AP/Sergei Grits, File)

Piala Dunia U20 ditampilkan di Lodz, Polandia, 15 Juni 2019. Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan Indonesia belum siap menjadi tuan rumah turnamen dunia yang dijadwalkan dimulai 20 Mei mendatang. (AP/Sergei Grits, File)

1TULAH.COM – FIFA sudah memutuskan membatalkan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2023 U-20. Keputusan ini tidak hanya berdampak bagi persiapan yang telah dilakukan oleh Indonesia sebagai calon penyelenggara gelaran Piala Dunia U-20.

Tetapi, yang juga mendapat banyak sorotan kalangan bahwa FIFA juga akan meberikan sanksi terhadap Indonesia. Namun sanksi FIFA ini masih akan dibicarakan. FIFA, Rabu (29/3) memutuskan untuk membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2023 U-20 yang sedianya dilangsungkan pertengahan tahun ini.

Lewat situsnya, FIFA mengatakan menyusul pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua PSSI Erick Thohir, “karena kondisi-kondisi saat ini maka FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2023 U-20.”

FIFA menggarisbawahi “tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin, sementara tanggal pelaksanaan turnamen saat ini tidak berubah.”

Ditambahkan, “potensi sanksi terhadap PSSI akan diputuskan pada tahap selanjutnya.”

FIFA menegaskan bahwa terlepas dari keputusan itu, pihaknya “tetap berkomitmen membantu PSSI secara aktif, untuk bekerjasama erat dan dengan dukungan pemerintahan Presiden Joko Widodo, mentransformasi sepak bola Indonesia pasca tragedi yang terjadi pada Oktober 2022. Anggota tim FIFA akan terus hadir di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang dan akan memberi bantuan yang dibutuhkan kepada PSSI.”

Baca Juga :  Buka Turnamen Domino Piala DKOP 2026, Heriyus Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi.

Pertemuan baru antara Presiden FIFA dan Ketua PSSI untuk membahas hal ini lebih lanjut akan dijadwalkan dalam waktu dekat ini.

Erick Thohir : Saya Sudah Berjuang Maksimal

Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dalam pernyataan tertulis yang, mengatakan sudah berjuang semaksimal mungkin agar penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tetap dilangsungkan di Indonesia.

“Saya sudah berjuang maksimal. Setelah menyampaikan surat dari Presiden Jokowi, dan berbicara panjang dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, kita harus menerima keputusan FIFA yang membatalkan penyelenggaraan event yang kita sama-sama nantikan itu,” ujarnya.

Namun Indonesia, sebagai salah satu anggota FIFA, harus tunduk pada kewenangan dan keputusan apapun yang disampaikan FIFA; termasuk pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi bergengsi itu.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026: Didier Deschamps Redam Ekspektasi, Sebut Spanyol Favorit Juara ketimbang Prancis

“Indonesia adalah salah satu anggota FIFA, sehingga untuk urusan sepakbola internasional, kita harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Meskipun saya tadi sudah menyampaikan segala hal kepada Gianni, apa yang dititipkan Presiden, pecinta sepakbola, anak-anak timnas U-20, dan juga suporter setia sepakbola, tapi karena kita anggotanya dan FIFA menilai situasi saat ini tidak bisa dilanjutkan penyelenggaraannya, maka kita harus tunduk,” lanjut Erick.

Lebih jauh Erick Thohir meminta agar semua pihak mengambil hikmah dari peristiwa ini.

“Kita harus tegar. Saya minta semua pecinta sepakbola tetap berkepala tegak atas keputusan berat FIFA ini. Sebab saya berpendirian, karena itu, ini saatnya kita harus membuktikan kepada FIFA untuk bekerja lebih keras untuk melakukan transformasi sepak bola, menuju sepak bola bersih dan berprestasi,” ujarnya. (Sumber:voaindonesia.com)

 

 

 

Berita Terkait

Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?
Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh: Wamensesneg dan Kivlan Zen Terluka dalam Bentrokan di GBK
Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus
Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Lampu Hijau Tim Medis di Brno
7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta
Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar
Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:35 WIB

Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:07 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:55 WIB

Eksekusi Hotel Sultan Ricuh: Wamensesneg dan Kivlan Zen Terluka dalam Bentrokan di GBK

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:01 WIB

Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:42 WIB

7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:36 WIB

Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:53 WIB

Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:41 WIB

IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!

Berita Terbaru