Mengenal Diabetes Tipe 2, Waspadai Gejala pada Anak dan Penyebabnya

- Jurnalis

Senin, 6 Februari 2023 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak - apa itu diabetes tipe 2 pada anak (Pixabay)

Ilustrasi anak - apa itu diabetes tipe 2 pada anak (Pixabay)

1tulah.com – Diabetes tipe 2 pada anak adalah penyakit kronis yang mempengaruhi cara tubuh anak memproses gula (glukosa) untuk bahan bakar. Tanpa pengobatan, gangguan ini menyebabkan gula menumpuk di aliran darah, yang dapat menyebabkan konsekuensi jangka panjang yang serius.

Umumnya, diabetes tipe 2 terjadi pada orang dewasa. Bahkan, dulu disebut diabetes onset dewasa. Tetapi meningkatnya jumlah anak-anak dengan obesitas telah menyebabkan lebih banyak kasus diabetes tipe 2 pada yang lebih muda.

Mayoclinic.com menyebut ada banyak yang dapat kita lakukan untuk membantu mengelola atau mencegah diabetes tipe 2 pada anak. Misalnya saja, dorong anak untuk makan makanan sehat, melakukan lebih banyak aktivitas fisik dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Jika makan sehat dan olahraga tidak cukup untuk mengendalikan diabetes tipe 2, pengobatan oral atau pengobatan insulin mungkin diperlukan. Supaya kita sama-sama sadar dan waspada dengan gejala diabetes tipe 2 pada anak, yuk kita baca dulu gejala diabetes tipe 2 pada anak di bawah ini.

Baca Juga :  Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Gejala diabetes tipe 2 pada anak-anak

Diabetes tipe 2 pada anak-anak memiliki kesamaan dengan diabetes pada orang dewasa yaitu bisa berkembang secara bertahap sehingga gejalanya bisa tidak terlihat jika kesehatan anak tidak diperiksa secara menyeluruh. Terkadang, gangguan ini dapat didiagnosis selama pemeriksaan rutin. Meksipun begitu, ada gejala yang dapat dijadikan tanda-tanda, sebab gejala-gejala ini merupakan akibat dari terlalu banyak gula dalam aliran darah mereka, antara lain:

1. Rasa haus meningkat
2. Sering buang air kecil
3. Mudah lapar
4. Mudah lelah
5. Penglihatan kabur
6. Area kulit yang gelap, paling sering di sekitar leher atau di ketiak dan selangkangan
7. Penurunan berat badan yang tidak diinginkan, meskipun ini kurang umum pada anak-anak dengan diabetes tipe 2 daripada pada anak-anak dengan diabetes tipe 1
8. Sering mengalami infeksi

Baca Juga :  Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Kalau sudah melihat kedelapan tanda-tanda di atas, segera temui penyedia layanan kesehatan anak di sekitar rumah. Jika melihat salah satu tanda atau gejala diabetes tipe 2 dan tidak segera diperiksa untuk dipastikan atau didiagnosis, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam tubuh anak.

Skrining diabetes direkomendasikan untuk anak-anak yang telah mengalami pubertas atau berusia minimal 10 tahun. Anak yang kelebihan berat badan atau obesitas, dan yang memiliki setidaknya satu faktor risiko lain untuk diabetes tipe 2 harus segera diperiksakan.

Demikian itu penjelasan apa itu diabetes tipe 2 pada anak. Harap waspada dan semoga uraian di atas membantu kamu memahami kondisi anak. (suara.com)

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru