Media Patrner Mundur, Konser ‘We All Are One’ dikabarkan Batal

- Jurnalis

Rabu, 9 November 2022 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konser 'We All Are One' dibatalkan, setelah media partner mengundurkan diri. (Foto: Twitter @redangelkorea)

Konser 'We All Are One' dibatalkan, setelah media partner mengundurkan diri. (Foto: Twitter @redangelkorea)

1TULAH.COM – Media partner mengundurkan diri, konser ‘We All Are One’ sebelumnya akan digelar pada 10 November – 12 November 2022, kabarnya dibatalkan.

Sebelumnya, pihak promotor mengumumkan konser ‘We All Are One’ akan ditunda hingga Januari 2023, dengan alasan keamanan.

Para penggemar yang sudah membeli tiket konser ‘We All Are One’ menyuarakan keresahan mereka mengenai ketidak jelasan acara tersebut, setelah penundaan konser tersebut kabarnya ditunda H-7 acara.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Setelah pengumuman ditundanya konser, pihak promotor belum menginfokan mengenai pengembalian dana yang membuat pembeli tiket konser tersebut merasakan keresahan.

Keresahan dari para pembeli tiket semakin memuncak setelah salah satu media partner mengumumkan untuk mengundurkan diri dari posisinya, dengan alasan kurangnya komunikasi dari pihak promotor.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Resmikan Bazar Produk Unggulan MTQ VIII KORPRI di Murung Raya

Hastag #weallareone refundmymoney sudah ditrendingkan sejak pengumuman ditundanya konser tersebut sebagai bentuk penuntutan hak mereka.

Kemudian, beredar kabar yang mengatakan bahwa konser ‘We All Are One’ dibatalkan.

Hingga berita ini naikan, pihak promotor belum menanggapi tentang pengembalian dana dan rumor yang beredar.

Berita Terkait

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!
Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:20 WIB

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Berita Terbaru