Asyik Main HP, Satpam Tewas Tersambar Petir

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2020 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,PALANGKARAYA- Nasib naas dialami seorang warga  Palangka Raya. Petugas keamanan(Satpam) tersambar petir saat tengah asyik bermain telpon seluler. Korban di ketahui bernamaHeriadi(38), warga Jalan Tjilik Riwut Km 29 Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu Kota Palangkaraya ini di temukan sudah tak bernyawa di Pos penangkaran orang hutan Pulau Kaja Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5/2020) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

Kejadian ini berawal saat terjadi hujan deras disertai petir di tempat posnya berjaga. Ketika asik memainkan ponsel dengan posisi tengkurap di kursi, tiba-tiba petir menyambar ke arahnya sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia seketika.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Reforma Agraria di Kalteng, GTRA 2026 Fokus Percepatan Sertifikasi Tanah dan Kesejahteraan Masyarakat

Kapolsek Bukit Batu Iptu Muludin saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, korban meninggal dunia karena disambar petir saat memegang ponselnya di pos jaga.

“Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB ketika hujan deras disertai petir,”ujar Muludin, Minggu (17/5).

Akibat peristiwa tersebut lanjut Kapolsek, korban meninggal dunia karena mengalami luka bakar dibagian punggung dengan posisi tertelungkup.

Baca Juga :  Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun

Saat ini korban sudah dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk dilakukan visum. Sementara dari lokasi anggota mengamankan barang bukti milik korban kemudian memintai keterangan beberapa saksi selanjutnya jenazah akan diserahkan ke pihak keluarganya untuk dilakukan prosesi pemakaman.

“Korban sudah dievakuasi dan dilakukan visum hasilnya bahwa benar korban meninggal dunia akibat tersambar petir,”tandas Kapolsek. (am/eni)

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kalteng, Perkuat Perlindungan Anak dan Ketahanan Keluarga
Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun
Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”
Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Resmi Ditahan di Rutan KPK Selama 20 Hari
Gubernur Agustiar Sabran Resmi Mulai Pembangunan Huma Betang, Calon Ikon Budaya Dayak dan Wisata Kalimantan Tengah
Workshop CSR Bank Kalteng: Pemprov Kalteng Fokuskan Program untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi
Alami Saraf Kejepit hingga Terancam Lumpuh, Hotman Paris Resmi Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Sudah Diikuti 16 Kepala Daerah Terjerat OTT, Pengamat Minta Retret Pembekalan Dihapus

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:16 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kalteng, Perkuat Perlindungan Anak dan Ketahanan Keluarga

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:57 WIB

Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Resmi Ditahan di Rutan KPK Selama 20 Hari

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:00 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Resmi Mulai Pembangunan Huma Betang, Calon Ikon Budaya Dayak dan Wisata Kalimantan Tengah

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:45 WIB

Workshop CSR Bank Kalteng: Pemprov Kalteng Fokuskan Program untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:14 WIB

Alami Saraf Kejepit hingga Terancam Lumpuh, Hotman Paris Resmi Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:16 WIB

Sudah Diikuti 16 Kepala Daerah Terjerat OTT, Pengamat Minta Retret Pembekalan Dihapus

Berita Terbaru