Memiliki Nilai Ekonomi yang Tinggi, Masyarakat Diajak Budidayakan Kayu Ulin

- Jurnalis

Selasa, 15 Maret 2022 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kotim Sutik

Anggota Komisi I DPRD Kotim Sutik

1tulah.com, SAMPIT – Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Sutik meminta agar masyarakat membudidayakan kayu ulin.

Karena kata dia kayu ulin memiliki nilai ekonomi tinggi serta berkualitas tinggi dan keberadaannya selama ini sudah langka

“Orang banyak tahu kayu ulin itu adanya dk Kalimantan nah dari itu harus kita budidayakan, karena sejauh ini sudah mulai langka,” kata Sutik, Selasa 15 Maret 2022.

Baca Juga :  Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak

Di sisi lain kebutuhan terhadap kayu Ulin cukup tinggi peminatnya baik itu untuk bangunan rumah, proyek pemerintah hingga bangunan gedung walet.

Sutik juga meminta peran dari pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat agar bisa membudidayakan pohon Ulin tersebut.

“Masyarakat yang punya lahan kosong agar menanam itu, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah utara itu tidak perlu jauh-jauh cari bibitnya,” tegasnya.

Sutik juga menyebutkan tidak hanya dari sisi kayunya saja, sampai kepada buah Ulin juga bisa dimanfaatkan sebagai menghitam alami rambut. Bahkan sudah banyak masyarakat yang menggunakan itu.

Baca Juga :  Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Menurut Sutik keberadaan kayu Ulin mulai langka salah satunya akibat pembukaan lahan untuk kebun sawit dan kegiatan illegal loging, masyarakat yang melakukan itu hanya bisa menebang dan menjualnya saja tanpa mengembangkanya lagi kayu tersebut. (fitri)

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Berita Terbaru