Masyarakat Diajak Produktif Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Pertanian

- Jurnalis

Selasa, 18 Januari 2022 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto - Ketua Komisi II DPRD Kotim, Hj .Darmawati.Fotografer .Ifit.dok 1tulah.com

Foto - Ketua Komisi II DPRD Kotim, Hj .Darmawati.Fotografer .Ifit.dok 1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Darmawati mengajak semua masyarakat yang memiliki lahan kosong untuk dimanfaatkan menjadi lahan pertanian agar lebih produktif. Salah satunya komoditas kelapa sawit yang memiliki harga jual bagus ditingkat petani.

“Dari pada dibiarkan menjadi lahan kosong  lebih baik ditanam, 1 hektare punya kebun sudah bisa memenuhi kebutuhan hidup, sehari-sehari,” kata Darmawati, Selasa (18/01).

Politisi Partai Golkar Ini menyebutkan saat ini masih ada ribuan hektare lahan masyarakat yang dibiarkan kosong. Maka dari itu setiap tahunnya lahan itu selalu menjadi langganan kebakaran hutan dan lahan. Seandainya lahan itu digunakan dan dimanfaatkan untuk menjadi kebun maka tidak akan ada karhutla yang terjadi.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Selama ini kendala petani yakni modal untuk mengelola lahan tersebut, dari situlah peran pemerintah daerah. Sejak dari pembersihan lahan hingga penyediaan bibit kelapa sawit setidaknya ada peran besar pemerintah daerah seharusnya untuk membantu.

“Kalau tidak salah di dinas teknisnya itu bisa dimanfaatkan bantuan bibit kepada kelompok tani yang sudah dibentuk. Sementara  untuk urusan pembersihan lahan saya kira program excavator di kecamatan bisa diarahkan untuk membuka lahan-lahan masyarakat tinggal diusulkan dan dikomunikasikan dengan pemerintah kecamatan setempat,” tukasnya.

Baca Juga :  Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Darmawati menyebutkan potensi kesejahteraan melalui pengambangan kelapa sawit ini lebih baik dibanding rotan dan karet. Karena rotan dan karet ini tidak ada jaminan harga dipasaran yang stabil.

“Kelapa sawit ini untuk sementara waktu menduduki klasemen sebagai komoditas yang terbaik untuk dikelola,” Demikian Darmawati.(Fit).

Berita Terkait

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator
KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Berita Terbaru