Presiden Joko Widodo: RI Bangun Green Industrial Park Pertama di Dunia di Kalimantan Utara

- Jurnalis

Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo.

1tulah.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021, mengatakan, pemerintah akan mulai membangun kawasan industri hijau (green industrial park) pertama di dunia depan atau November 2021 dengan luas 20 ribu hektare di Kalimantan Utara.

“Produknya adalah produk hijau, energinya adalah energi hijau, semuanya energi baru terbarukan,” kata Presiden Jokowi dalam pengarahannya kepada peserta Program PPRA LXII dan PPSA XXIII 2021 Lembaga Ketahanan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Baca Juga :  KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Presiden mengatakan kawasan ini akan dibangun mengunakan salah satu sumber energinya dari Sungai Kayan di Kalimantan Utara.

Presiden menjelaskan, pembangunan kawasan industri berbasis energi hijau yang ramah lingkungan harus disiapkan Indonesia.

Hal itu karena 10 tahun lagi, negara-negara maju dunia seperti Amerika Serikat ataupun Uni Eropa enggan membeli produk yang dihasilkan dari industri dengan sumber batubara.

“Sehingga kita harus mendahului.”

Investor, kata Presiden, sudah banyak yang mengutarakan minatnya untuk berproduksi di di Green Industrial Park Kalimantan Utara ini.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

“Yang memesan kawasan ini sudah antre. Karena mereka tahu yang digunakan di sini adalah energi hijau,” kata Presiden.

Presiden menjelaskan, sumber daya alam Indonesia harus dimanfaatkan secara bijaksana. Artinya, pemanfaatan sumber daya alam harus terukur dan terkalkulasi.

Kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam juga harus memperhatikan keberlanjutan ekosistem lingkungan hidup. *

Sumber: Antara

Berita Terkait

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Berita Terbaru