Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okki Maulana, Ketua Forum Relawan Damkar dan Pertolongan Kota Palangka Raya yang juga Anggota DPRD Kalimantan Tengah. Foto:Istimewa

Okki Maulana, Ketua Forum Relawan Damkar dan Pertolongan Kota Palangka Raya yang juga Anggota DPRD Kalimantan Tengah. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Meskipun curah hujan mulai mengguyur sebagian wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak boleh kendur. Tim relawan di lapangan hingga kini terus memantau situasi secara ketat demi mencegah kembalinya kondisi krisis lingkungan.

Ketua Forum Relawan Damkar dan Pertolongan Kota Palangka Raya, Okki Maulana, menyebutkan bahwa jumlah titik panas (hotspot) di lapangan sudah menunjukkan penurunan yang sangat signifikan. Kendati demikian, sisa titik api yang masih terdeteksi tetap memerlukan perhatian serta penanganan khusus agar tidak meluas kembali.

“Hotspot yang pasti sudah sangat berkurang jauh pastinya, cuman untuk exact numbers-nya saya kurang tahu ya, tapi bisa diasumsikan jumlahnya sudah sangat berkurang,” ujar Okki yang juga legislator di DPRD Kalteng pada Kamis (29/10/2026).

Proses Pendinginan Intensif Cegah Kemunculan Titik Api Baru

Sebagai langkah antisipasi, proses pendinginan secara intensif terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial guna memastikan bara api benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran parah seperti pada masa puncak kekeringan sebelumnya.

Baca Juga :  Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Di balik komitmen besar tersebut, para pejuang kemanusiaan ini harus berhadapan langsung dengan berbagai tantangan berat di lapangan. Selain kelelahan fisik setelah berbulan-bulan berjibaku dengan asap dan api, kendala teknis peralatan juga menjadi hambatan tersendiri.

Okki mengungkapkan bahwa sarana pendukung utama seperti mesin pompa air (alkon) sering mengalami kerusakan akibat menyedot material pasir dan batu di lokasi sumber air yang menyusut.

“Jadi mesin alkon itu pas waktu di lapangan kadang-kadang bisa menyedot pasir, batu, dan macam-macam yang itu membuat mesin mereka juga jadi trouble ya,” jelasnya mengenai kendala teknis yang dihadapi para relawan.

Baca Juga :  Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Tekad Kuat Pulihkan Langit Biru Kalteng

Meski dilanda rasa lelah setelah berbulan-bulan bertaruh nyawa di garis depan, semangat Forum Relawan Damkar dan Pertolongan Kota Palangka Raya tidak surut. Mereka memiliki tekad yang kuat untuk terus menuntaskan sisa-sisa api sekecil apa pun.

Langkah siaga ini dilakukan demi satu tujuan utama: mengembalikan kualitas udara yang bersih, sehat, dan mengembalikan langit biru yang bebas kabut asap di bumi Kalimantan Tengah.

Di sisi lain, peran serta dan perhatian terhadap kesejahteraan para relawan juga terus disuarakan oleh berbagai pihak, termasuk dorongan dari DPRD Kalteng agar pemerintah semakin memerhatikan perlengkapan serta dukungan operasional bagi mereka yang bertaruh nyawa di lapangan. (Ingkit)

Berita Terkait

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro
Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham
Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan
SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ilustrasi Karhutla Kalimantan (unsplash.com/Matt Howard)

Berita

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:07 WIB