1TULAH.COM-Meskipun curah hujan mulai mengguyur sebagian wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak boleh kendur. Tim relawan di lapangan hingga kini terus memantau situasi secara ketat demi mencegah kembalinya kondisi krisis lingkungan.
Ketua Forum Relawan Damkar dan Pertolongan Kota Palangka Raya, Okki Maulana, menyebutkan bahwa jumlah titik panas (hotspot) di lapangan sudah menunjukkan penurunan yang sangat signifikan. Kendati demikian, sisa titik api yang masih terdeteksi tetap memerlukan perhatian serta penanganan khusus agar tidak meluas kembali.
“Hotspot yang pasti sudah sangat berkurang jauh pastinya, cuman untuk exact numbers-nya saya kurang tahu ya, tapi bisa diasumsikan jumlahnya sudah sangat berkurang,” ujar Okki yang juga legislator di DPRD Kalteng pada Kamis (29/10/2026).
Proses Pendinginan Intensif Cegah Kemunculan Titik Api Baru
Sebagai langkah antisipasi, proses pendinginan secara intensif terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial guna memastikan bara api benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran parah seperti pada masa puncak kekeringan sebelumnya.
Di balik komitmen besar tersebut, para pejuang kemanusiaan ini harus berhadapan langsung dengan berbagai tantangan berat di lapangan. Selain kelelahan fisik setelah berbulan-bulan berjibaku dengan asap dan api, kendala teknis peralatan juga menjadi hambatan tersendiri.
Okki mengungkapkan bahwa sarana pendukung utama seperti mesin pompa air (alkon) sering mengalami kerusakan akibat menyedot material pasir dan batu di lokasi sumber air yang menyusut.
“Jadi mesin alkon itu pas waktu di lapangan kadang-kadang bisa menyedot pasir, batu, dan macam-macam yang itu membuat mesin mereka juga jadi trouble ya,” jelasnya mengenai kendala teknis yang dihadapi para relawan.
Tekad Kuat Pulihkan Langit Biru Kalteng
Meski dilanda rasa lelah setelah berbulan-bulan bertaruh nyawa di garis depan, semangat Forum Relawan Damkar dan Pertolongan Kota Palangka Raya tidak surut. Mereka memiliki tekad yang kuat untuk terus menuntaskan sisa-sisa api sekecil apa pun.
Langkah siaga ini dilakukan demi satu tujuan utama: mengembalikan kualitas udara yang bersih, sehat, dan mengembalikan langit biru yang bebas kabut asap di bumi Kalimantan Tengah.
Di sisi lain, peran serta dan perhatian terhadap kesejahteraan para relawan juga terus disuarakan oleh berbagai pihak, termasuk dorongan dari DPRD Kalteng agar pemerintah semakin memerhatikan perlengkapan serta dukungan operasional bagi mereka yang bertaruh nyawa di lapangan. (Ingkit)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)




![Peserta Aksi Suara Ibu Indonesia membentangkan poster berisi kritik terhadap kebijakan pengenaan PPN sebesar 11 persen pada produk pembalut di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (30/10/2026). [Suara.com/Hiskia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/pajak-softex-225x129.jpg)








![Peserta Aksi Suara Ibu Indonesia membentangkan poster berisi kritik terhadap kebijakan pengenaan PPN sebesar 11 persen pada produk pembalut di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (30/10/2026). [Suara.com/Hiskia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/pajak-softex-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

