1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengenai kemungkinan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dipanggil untuk diperiksa dalam kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan perkara tersebut masih berada pada tahap awal penyidikan setelah sebelumnya dilakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Saat ini, penyidik masih berfokus mengumpulkan dan melengkapi alat bukti untuk mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh.
Budi meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada penyidik untuk menjalankan proses pendalaman sesuai ketentuan hukum.
Ia juga mengatakan perkembangan mengenai kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki peran dalam perkara tersebut masih akan dilihat berdasarkan hasil penyidikan.
Sebelumnya, Mahfud MD meminta KPK memberikan penjelasan kepada publik mengenai kemungkinan pemanggilan Nusron Wahid.
Ia menilai pemeriksaan terhadap pejabat publik tersebut perlu dijelaskan mengingat nama Nusron disebut dalam rangkaian perkara yang sedang ditangani KPK.
Kasus ini bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 yang berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sehari kemudian, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka.
Para tersangka tersebut antara lain Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta pihak swasta Rizal Pahlevi.
Selain itu, KPK menetapkan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta Erwin dan Muhammad Fakhry sebagai tersangka.
KPK juga telah melakukan sejumlah penggeledahan, termasuk di kantor Kementerian ATR/BPN, kantor Summarecon, dan rumah Lampri.
Penulis : Dedy Hermawan
























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

