Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng Yetro M Yoseph

Anggota DPRD Kalteng Yetro M Yoseph

1TULAH.COM-Program pembagian perangkat internet satelit Starlink dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dinilai belum mampu sepenuhnya mengentaskan persoalan blank spot di sejumlah kawasan pelosok Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Keterbatasan unit yang disalurkan menjadi pemicu utama masyarakat desa belum bisa merasakan akses internet secara merata.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Yetro Midel Yoseph, usai menyerap aspirasi warga dalam agenda reses di beberapa desa di wilayah Barito Selatan.

Perangkat Terbatas, Diprioritaskan untuk Kantor Desa

According to Yetro, unit Starlink yang masuk ke desa-desa jumlahnya sangat terbatas, sehingga pengoperasiannya lebih difokuskan untuk menunjang aktivitas dan pelayanan administrasi di kantor desa maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Starlink itu terbatas. Yang diutamakan baru di kantor desa atau BPD. Jadi kalau masyarakat umum tidak bisa menjangkau, karena alatnya per kepala keluarga tidak satu-satu. Kalau alatnya cuma satu atau dua, ya dipasang di tempat pemerintah atau di tempat Kades,” ujar Yetro Midel Yoseph, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga :  Kabut Asap Pekat Hadang Helikopter Chinook Jepang untuk Penanganan Karhutla di Mempawah

Akibat keterbatasan titik akses tersebut, kebutuhan internet masyarakat secara mandiri belum terakomodasi. Dalam beberapa kondisi, penggunaan jaringan lebih banyak terserap untuk kebutuhan operasional aparatur desa terlebih dahulu.

Numpang Sinyal Perusahaan Jadi Solusi Sementara

Di tengah minimnya infrastruktur internet publik, sebagian warga di wilayah pelosok terpaksa memanfaatkan jaringan komunikasi milik korporasi swasta yang beroperasi di sekitar pemukiman mereka. Keberadaan menara (tower) milik perusahaan menjadi jalur alternatif bagi warga yang tinggal di dalam radius jangkauan sinyal.

“Sebagian desa yang dekat dengan perusahaan, mereka punya tower sendiri. Lalu masyarakat ikut menumpang sinyal di situ,” ungkap Yetro.

Baca Juga :  Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Usai Soroti Anggaran Rp11 T dan Perombakan Massal Kemenkeu

Meski demikian, opsi menumpang sinyal perusahaan ini belum bisa menjadi solusi permanen, mengingat tidak semua area blank spot berada dekat dengan kawasan operasional perusahaan.

DPRD Kalteng Dorong Penambahan Unit dan Pemerataan Akses Digital

Menyikapi permasalahan tersebut, DPRD Kalteng mendesak pemerintah daerah untuk terus memperkuat pemerataan akses internet di kawasan terpencil. Selain menambah alokasi perangkat, penentuan lokasi pemasangan juga harus mempertimbangkan aspek keterjangkauan publik.

Penataan ulang distribusi ini dinilai penting agar program internet gratis atau bantuan fasilitas digital tidak hanya berfokus pada administrasi pemerintahan desa, tetapi juga mampu memperluas konektivitas serta mendorong literasi digital masyarakat di pelosok Kalteng. (Ingkit)

Berita Terkait

Ini Sejumlah Harapan Fraksi PKB untuk APBD Tahun Anggaran 2026
DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M
KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%
Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria
KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta
Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi
Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:05 WIB

Ini Sejumlah Harapan Fraksi PKB untuk APBD Tahun Anggaran 2026

Kamis, 17 September 2026 - 13:31 WIB

DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M

Kamis, 17 September 2026 - 12:07 WIB

KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Rabu, 16 September 2026 - 19:31 WIB

Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:48 WIB

Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa(PKB) H Paramana Setiawan saat memberikan tangganapn di paripurna (Dadang Hardiwan)

Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul

DPRD BARUT

Ini Sejumlah Harapan Fraksi PKB untuk APBD Tahun Anggaran 2026

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:05 WIB

Bupati erius mendengarkan penjelasan kabid kedaruratan dan logistik, Rizali Hadi, S.Sos

Muara Teweh

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:59 WIB