Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari Pulau Sebesi di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Rombongan jurnalis yang hendak meliput Gunung Anak Krakatau hilang kontak di perairan Selat Sunda. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/nz]

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari Pulau Sebesi di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Rombongan jurnalis yang hendak meliput Gunung Anak Krakatau hilang kontak di perairan Selat Sunda. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/nz]

1TULAH.COM – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memastikan pelampung yang ditemukan KAL Anyer dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bukan berasal dari kapal Arupadhatu 1.

Hengki mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap pemilik kapal Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa.

Ia menyebut, baik life jacket yang ditemukan sebelumnya maupun pelampung putih yang ditemukan pada hari keempat pencarian dipastikan bukan bagian dari perlengkapan keselamatan kapal tersebut.

Baca Juga :  Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Pencarian memasuki hari kelima setelah lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9).

KAP Sanjaya diberangkatkan sekitar pukul 07.30 WIB untuk melanjutkan operasi pencarian di perairan Selat Sunda.

Dalam operasi tersebut, kapal akan menempuh perjalanan pulang-pergi sekitar 80 mil dengan kecepatan rata-rata 10 knots.

Perjalanan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih delapan jam.

Tim SAR gabungan pada hari kelima memperluas pencarian dengan area sekitar 4.512 nautical mile.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Jumlah kapal yang dikerahkan juga bertambah dari sebelumnya 13 menjadi 14 kapal yang dibagi ke dalam enam sektor pencarian.

Pencarian akan lebih difokuskan ke sejumlah wilayah yang dinilai perlu ditelusuri, yakni perairan sekitar Lampung, Bengkulu, hingga kawasan Ujung Kulon.

Tim SAR terus berupaya menemukan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM
KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru