Pertemuan Tertutup Megawati Institute: Soroti Etika Publik dan Demokrasi Sehat

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menggelar Silaturahmi Kebangsaan bersama tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026) siang. (Foto dok. PDIP)

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menggelar Silaturahmi Kebangsaan bersama tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026) siang. (Foto dok. PDIP)

1TULAH.COM-Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menggelar pertemuan penting bertajuk Silaturahmi Kebangsaan pada Senin (22/6/2026) siang.

Bertempat di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, diskusi ini mempertemukan Megawati dengan sejumlah tokoh lintas agama, akademisi, dan budayawan yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB).

Pertemuan yang berlangsung tertutup bagi awak media ini berjalan dalam suasana yang santai namun tetap serius, membedah berbagai isu krusial terkait masa depan berbangsa dan bernegara.

Kehadiran Tokoh Lintas Sektor dan Penyambutan Hangat

Megawati Soekarnoputri tiba di lokasi sekira pukul 12.50 WIB. Kedatangannya langsung disambut oleh jajaran pengurus Megawati Institute, di antaranya Hilmar Farid, Darmadi Durianto, Selly Andriany Gantina, serta politisi senior PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno.

Tepat pukul 13.00 WIB, forum dialog resmi dimulai. Kursi-kursi di dalam ruangan diisi oleh nama-nama besar yang selama ini vokal dalam menyuarakan isu kemanusiaan, moralitas, dan etika publik. Beberapa tokoh yang hadir antara lain:

  • Tokoh Agama & Budaya: Ignatius Kardinal Suharyo, Pendeta Gomar Gultom, dan budayawan Prof. Franz Magnis-Suseno.

  • Akademisi & Pakar: Karlina R. Supelli, Francia Seda, dan pendiri Nalar Institute Yanuar Nugroho.

  • Mantan Pejabat Publik: Mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, mantan Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, serta mantan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Andi Widjajanto.

Baca Juga :  DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Momen Hangat: Megawati Jeda Pemaparan Demi Sambut Sinta Nuriyah Wahid

Suasana diskusi yang formal sempat mencair dan dipenuhi kehangatan saat istri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, tiba di ruang pertemuan didampingi putrinya, Inayah Wahid.

Momen Menarik: Megawati yang saat itu baru saja memulai pemaparannya, memilih untuk menghentikan pidatonya sejenak demi menyambut kehadiran Sinta Nuriyah.

Megawati langsung menghampiri, menyalami, dan melakukan tradisi cipika-cipiki (cium pipi kanan-kiri) dengan Sinta Nuriyah. Gestur akrab dan perbincangan singkat di antara kedua tokoh perempuan bangsa ini pun memicu senyum hangat dari seluruh undangan yang hadir di ruangan. Setelah suasana kembali tenang, Megawati melanjutkan pemaparan utamanya.

Fokus Diskusi: Mengawal Nurani, Etika Publik, dan Ruang Demokrasi

Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada beberapa poin fundamental yang tengah dihadapi oleh Indonesia saat ini. Di tengah dinamika politik dan sosial yang bergerak cepat, forum GNB bersama Megawati menggarisbawahi tiga isu utama:

Baca Juga :  9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

1. Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Diperlukan komitmen bersama dari seluruh elemen, baik politisi, akademisi, maupun pemuka agama, untuk tetap menjaga integrasi nasional di atas kepentingan kelompok.

2. Memperkuat Etika Publik dan Nilai Moral

Kehidupan bernegara tidak boleh kering dari nilai moral. Penguatan etika publik dinilai menjadi tameng utama dalam menjaga integritas para penyelenggara negara dan institusi publik.

3. Merawat Ruang Demokrasi yang Sehat

Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi ruang dialog lintas latar belakang untuk merespons berbagai tantangan ke depan. Penekanan utamanya adalah pentingnya memastikan ruang demokrasi di Indonesia tetap berjalan secara sehat, beradab, dan berlandaskan pada hati nurani.

Melalui pertemuan ini, Gerakan Nurani Bangsa dan Megawati Institute berharap dapat terus mengawal jalannya roda pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat agar tidak keluar dari jalur konstitusi dan nilai luhur Pancasila. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terbaru