Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Ferry Khaidir.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Ferry Khaidir.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masih menjadi persoalan krusial yang mendominasi keluhan masyarakat di tingkat tapak. Hal ini terungkap secara gamblang saat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II melakukan agenda reses di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Seruyan baru-baru ini.

Dalam kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi konstituen tersebut, warga secara bergantian menyuarakan berbagai kendala yang mereka hadapi sehari-hari. Mulai dari urusan jalan rusak, terbatasnya sarana kesehatan, hingga minimnya fasilitas penunjang roda ekonomi pedesaan.

Anggota DPRD Kalteng Dapil II, Ferry Khaidir, mengungkapkan bahwa paket lengkap usulan mengenai pembenahan aksesibilitas dan layanan publik ini merata disampaikan oleh warga di berbagai desa dan kelurahan yang dikunjungi.

“Usulan yang kami terima didominasi oleh kebutuhan dasar masyarakat, terutama yang berkaitan erat dengan akses transportasi, kualitas pelayanan kesehatan, dan penunjang aktivitas ekonomi warga,” ujar Ferry Khaidir kepada awak media, Senin (15/6/2026).

Urgensi Perbaikan Akses Jalan dan Jalur Penghubung Pedesaan

Menurut Ferry, prioritas usulan masyarakat pada sektor infrastruktur jalan bukan tanpa alasan. Akses jalan yang mantap dan fungsional berdampak langsung terhadap urat nadi perekonomian serta mobilitas harian, khususnya bagi masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan pekebun. Selama ini, jalur pedesaan menjadi andalan utama mereka untuk mengangkut hasil bumi ke pasar atau pusat kota.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Lepas Kontingen Mura Ikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 ke Manokwari

Salah satu titik krusial yang paling banyak disuarakan berasal dari Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau. Warga setempat mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan pada Jalan Kayu Ulin. Jalur tersebut memegang peranan vital karena menjadi poros utama pergerakan dan aktivitas masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran Sungai Mentaya.

Selain perbaikan jalan darat, warga di kawasan tersebut juga mengusulkan beberapa program fisik pendukung transportasi lainnya, seperti:

  • Pembangunan jembatan baru antarwilayah.

  • Pemasangan gorong-gorong penghubung.

  • Penyelesaian pembangunan box culvert yang membelah akses jalan desa.

Dari Sektor Kesehatan hingga Usulan Sektor Pertanian

Aspirasi warga tidak berhenti di sektor jalan raya. Kebutuhan penunjang kesehatan demi pelayanan yang lebih cepat dan tanggap juga sangat dinantikan. Salah satu permintaan konkret yang muncul dari warga Mentaya Seberang adalah penyediaan armada ambulans desa.

Bergeser ke sektor penguatan ekonomi keluarga dan ketahanan pangan, masyarakat pedesaan berharap ada perhatian serius di bidang peternakan dan pertanian. Di beberapa titik, warga mengusulkan adanya program bantuan stimulan berupa bibit ternak, antara lain:

  • Sapi

  • Kambing

  • Ayam, dan

  • Itik

Dukungan bibit ternak ini dinilai mampu menjadi alternatif pendongkrak pendapatan domestik rumah tangga secara signifikan. Sementara untuk menopang produktivitas lahan sawah dan ladang, masyarakat turut meminta dinas terkait membangun jaringan saluran irigasi yang representatif.

Baca Juga :  Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar

Tak kalah penting, masalah pemenuhan kebutuhan digital dan keselamatan berkendara juga mencuat. Warga mengharapkan adanya pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) serta peningkatan jaringan telekomunikasi (sinyal seluler/internet) agar konektivitas antardesa tidak lagi terisolasi.

Aspirasi Warga Kecamatan Parenggean: Fasilitas Umum dan Sosial

Catatan aspirasi serupa tapi tak sama juga mengemuka di Kecamatan Parenggean. Di wilayah ini, masyarakat lebih menitikberatkan usulan pada aspek peningkatan fasilitas umum skala lingkungan dan sosial, yang meliputi:

  • Pengecoran (semenisasi) jalan-jalan lingkungan pemukiman.

  • Renovasi total bangunan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) agar layak pakai.

  • Dukungan pembenahan terhadap sarana olahraga kepemudaan.

  • Bantuan pembangunan rumah ibadah.

DPRD Kalteng Berkomitmen Kawal Anggaran Rekomendasi Reses

Menanggapi tumpukan harapan dari masyarakat Kotim dan Seruyan tersebut, Ferry Khaidir menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi telah dicatat dan dirangkum secara sistematis ke dalam laporan resmi hasil reses dewan.

Pihaknya berjanji akan mengawal ketat seluruh usulan ini agar masuk dalam rencana kerja pemerintah dan bisa diakomodasi pada penyusunan APBD di masa mendatang.

“Semua masukan dari masyarakat ini akan kami kawal dan sampaikan secara formal kepada pihak eksekutif (pemerintah daerah). Harapan kami, kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya mendesak dan menjadi prioritas utama warga dapat direalisasikan secara bertahap, tentunya dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah yang ada,” pungkas politisi muda ini. (Ingkit)

Berita Terkait

Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?
Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh: Wamensesneg dan Kivlan Zen Terluka dalam Bentrokan di GBK
Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus
Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Lampu Hijau Tim Medis di Brno
7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta
Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!
IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:35 WIB

Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:07 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:55 WIB

Eksekusi Hotel Sultan Ricuh: Wamensesneg dan Kivlan Zen Terluka dalam Bentrokan di GBK

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:01 WIB

Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:42 WIB

7 Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Pemerkosaan Buruh Disabilitas PT USU Dibawa ke Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:36 WIB

Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:53 WIB

Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus 9,1 Miliar Dolar AS, Naik Tajam 64 Persen!

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:41 WIB

IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!

Berita Terbaru