1TULAH.COM-Kabar kurang menyenangkan datang dari raksasa minuman dunia. Coca-Cola Beverages South Africa (CCBSA) mengumumkan rencana pemangkasan lebih dari 600 karyawannya di Afrika Selatan.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian organisasi dan divisi perusahaan, yang diklaim diperlukan untuk efisiensi bisnis.
Dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters pada Minggu (21/9/2025), manajemen CCBSA mengungkapkan niat mereka untuk melakukan restrukturisasi. “Coca-Cola Beverages SA bermaksud melakukan penyesuaian organisasi yang, jika diterapkan, dapat mengakibatkan beberapa peran terdampak dan sayangnya dapat mengakibatkan hilangnya pekerjaan,” tulis manajemen perusahaan.
PHK CCBSA Tambah Daftar Panjang Perusahaan yang Pangkas Karyawan
Rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) ini menjadi pukulan telak bagi perekonomian Afrika Selatan. Pasalnya, ini menambah daftar panjang perusahaan besar yang baru-baru ini juga mengumumkan PHK massal. Sebut saja, Ford Motor Afrika Selatan, Glencore, ArcelorMittal Afrika Selatan, dan Goodyear Afrika Selatan juga telah mengumumkan rencana serupa. Tren ini mencerminkan kondisi ekonomi yang tidak stabil dan tantangan bisnis yang semakin berat di negara tersebut.
Meskipun CCBSA telah mengirimkan pemberitahuan kepada serikat pekerja terkait rencana ini, serikat pekerja dengan tegas menentang usulan pengurangan karyawan. Perjuangan untuk mempertahankan pekerjaan menjadi sorotan utama di tengah gelombang PHK yang melanda.
Sekilas tentang Coca-Cola Beverages South Africa (CCBSA)
Sebagai informasi, CCBSA adalah entitas hukum yang mulai beroperasi pada Juli 2016. Perusahaan ini merupakan hasil penggabungan enam operasi pembotolan minuman siap saji non-alkohol. CCBSA saat ini mempekerjakan lebih dari 7.000 orang di 13 fasilitas manufaktur yang tersebar di seluruh Afrika Selatan.
Sebagai anak perusahaan dari Coca-Cola Beverages Africa (CCBA) dan pembotol resmi untuk The Coca-Cola Company, CCBSA memiliki visi “menyegarkan Afrika setiap hari”. Mereka berkomitmen untuk memproduksi dan mendistribusikan minuman yang membuat momen sehari-hari lebih menyenangkan, sambil menjalankan bisnis dengan etika, transparansi, dan tata kelola yang baik.
Meskipun demikian, keputusan berat untuk memangkas karyawan ini menunjukkan bahwa visi dan komitmen perusahaan harus berhadapan dengan realita bisnis yang menuntut adaptasi dan penyesuaian struktural untuk menjaga keberlanjutan. (Sumber:Suara.com)

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)




![Foto udara asap mengepul dari kebun kelapa sawit dan pinang yang terbakar di Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/karhutla-ngamuk-225x129.jpg)








![Foto udara asap mengepul dari kebun kelapa sawit dan pinang yang terbakar di Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/karhutla-ngamuk-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

