Wapres Gibran Ingatkan DPR Soal Prioritas Terkait Usulan Gerbong Perokok

- Jurnalis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran Rakabuming Raka (sumber: suara.com)

Wapres Gibran Rakabuming Raka (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa usulan penyediaan gerbong khusus perokok di kereta jarak jauh bukan merupakan kebutuhan prioritas.

Ia menilai bahwa fasilitas lain seperti ruang laktasi, tempat ganti popok bayi, serta peningkatan kenyamanan bagi ibu hamil, balita, lansia, dan penyandang disabilitas justru lebih penting untuk diprioritaskan.

Menurutnya, dalam penyusunan kebijakan publik harus ada skala prioritas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Gibran juga menjelaskan bahwa apabila terdapat ruang fiskal yang bisa dialokasikan oleh PT KAI, sebaiknya dana tersebut digunakan untuk pengembangan fasilitas ramah keluarga dan kelompok rentan.

Baca Juga :  Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Contohnya adalah penyediaan ruang laktasi di dalam gerbong, perluasan toilet atau kamar mandi untuk memudahkan ibu mengganti popok bayi, serta peningkatan aksesibilitas bagi penumpang lansia dan penyandang disabilitas.

Baginya, kebutuhan tersebut jauh lebih mendesak dibandingkan wacana gerbong khusus perokok.

Meski begitu, Gibran tetap menyampaikan permintaan maaf kepada anggota DPR yang mengajukan usulan tersebut. Ia menekankan bahwa seluruh masukan dari legislatif akan tetap dihargai, namun keputusan akhir tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan yang paling penting demi kepentingan masyarakat luas serta peningkatan kualitas layanan PT KAI.

Baca Juga :  Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak

Sebelumnya, anggota DPR RI Nasim Khan mengusulkan penyediaan gerbong khusus perokok dalam rapat dengan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, pada 20 Agustus lalu.

Namun, PT KAI menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga semua layanan kereta api bebas dari asap rokok demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391
Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset
Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator
KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:03 WIB

BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Berita Terbaru