Fakta Baru Korupsi Wamenaker Immanuel Ebenezer: Uang Rp3 Miliar dan Julukan ‘Sultan’

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (ketiga kiri) bersama tersangka lainnya saat dihadirkan sebagai tersangka usai terjaring OTT KPK pada konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (ketiga kiri) bersama tersangka lainnya saat dihadirkan sebagai tersangka usai terjaring OTT KPK pada konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]

1TULAH.COM-Kasus korupsi yang menyeret mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel semakin terang benderang.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, baru saja mengungkap fakta mengejutkan terkait aliran dana haram yang melibatkan Noel dan jaringannya.

Salah satu fakta yang terungkap adalah penerimaan uang sebesar Rp3 miliar oleh Noel dari tersangka lain, Irvian Bobby Mahendro. Irvian Bobby adalah Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025 yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Minta Uang Rp3 Miliar untuk Renovasi Rumah

Menurut Setyo Budiyanto, permintaan uang sebesar Rp3 miliar itu diajukan oleh Noel kepada Irvian Bobby dengan dalih untuk merenovasi rumah pribadinya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

“IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) minta untuk renovasi rumah Cimanggis, IBM (Irvian Bobby Mahendro) kasih Rp3 miliar,” ungkap Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (23/8/2025).

Baca Juga :  Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Hubungan antara kedua tersangka ini juga terungkap. Budiyanto menyebut, Noel bahkan menjuluki Irvian Bobby sebagai ‘sultan’. Julukan ini diberikan karena Noel menilai Irvian Bobby sebagai orang yang memiliki banyak uang di lingkungan Ditjen Binwas K3.

Komplotan Korupsi yang Terbongkar

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK pada Rabu (20/8/2025). Dalam operasi tersebut, KPK berhasil meringkus Noel, Irvian Bobby, dan sembilan orang lainnya. Total ada sebelas tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara ini.

Sebelumnya, diberitakan bahwa komplotan ini berhasil meraup uang pemerasan hingga Rp69 miliar. Uang tersebut diduga digunakan untuk berfoya-foya dan kepentingan pribadi para tersangka.

Baca Juga :  Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Sebagai konsekuensi dari perbuatannya, Noel telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Wamenaker oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia dan para tersangka lainnya kini ditahan di Rutan KPK untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasus korupsi yang melibatkan seorang wakil menteri ini menjadi sorotan tajam bagi kabinet yang baru terbentuk. Ini menyoroti masih maraknya praktik korupsi di sektor publik, terutama di kementerian yang seharusnya berfungsi untuk melayani masyarakat, bukan malah memanfaatkan jabatannya untuk keuntungan pribadi.

Semoga pengungkapan kasus ini menjadi momentum untuk membersihkan praktik korupsi di berbagai lembaga pemerintahan dan memastikan bahwa sektor publik benar-benar berorientasi pada pelayanan, bukan pemerasan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru