Operasi SAR KMP Tunu Pratama Diperpanjang Tiga Hari untuk Evakuasi 18 Korban Hilang

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi evakuasi kapal tenggelam. (sumber: suara.com)

Ilustrasi evakuasi kapal tenggelam. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya resmi diperpanjang selama tiga hari lagi, terhitung mulai Sabtu, 12 Juli hingga Senin, 14 Juli 2025.

Perpanjangan ini diputuskan menyusul ditemukannya dua jenazah yang diduga merupakan korban kecelakaan laut tersebut pada hari kesepuluh pencarian.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil atas dasar pertimbangan kemanusiaan dan sesuai prosedur yang berlaku dalam operasi SAR, mengingat masih ada 18 orang yang belum ditemukan.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Ia menambahkan bahwa operasi akan terus dievaluasi setiap tiga hari untuk menentukan apakah perlu diperpanjang lagi.

Pada pelaksanaan operasi hari ke-10, tim SAR kembali menemukan dua jenazah di arah selatan dari titik tenggelamnya kapal.

Tim SAR laut dari RIB 03 Banyuwangi menemukan jenazah pria berpakaian celana jeans biru dan kaus merah abu-abu di Perairan Muncar, sekitar 17 mil dari lokasi tenggelam.

Sementara itu, KN Permadi dan KN SAR Arjuna mengevakuasi satu jenazah pria lainnya di Perairan Blimbingsari, sekitar 11 mil dari lokasi kejadian, dengan ciri-ciri mengenakan baju biru dan celana panjang hitam.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Kedua jenazah telah dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan data Posko SAR di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi hingga Jumat malam, jumlah korban selamat tercatat sebanyak 30 orang.

Sementara itu, 17 korban ditemukan meninggal dunia, dua di antaranya masih dalam proses identifikasi  dan 25 lainnya masih dalam pencarian.

KMP Tunu Pratama Jaya sendiri tenggelam pada Rabu, 2 Juli 2025, di Selat Bali. Kapal tersebut mengangkut 53 penumpang, 12 awak kapal, serta 22 unit kendaraan.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026
DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:17 WIB

KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Berita Terbaru

Nasional

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:21 WIB